Breaking News:

Mahulu

Mahulu Laksanakan Vaksinasi Covid-19 Massal 

Pemkab Mahakam Ulu (Mahulu), melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) menggelar vaksinasi covid-19 secara massal

Penulis: Febriawan | Editor: Mathias Masan Ola
Adv/naw
Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Mahulu menggelar vaksinasi covid-19 secara massal. Kegiatan dipusatkan di lapangan Ujoh Bilang, ibukota kabupaten mulai Selasa (24/8/2021). (Adv/naw) 

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Bersama seluruh kabupaten/kota lain se-Kalimantan Timur (Kaltim), Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Mahakam Ulu (Mahulu), melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) menggelar vaksinasi covid-19 secara massal.

Kegiatan dipusatkan di lapangan Ujoh Bilang, ibukota kabupaten mulai Selasa (24/8/2021).

Kepala Dinas Kesehatan dan P2KB Mahulu Teguh Santoso mengungkapkan, sesuai arahan dari Dinas Kesehatan Provinsi pada Jumat pekan lalu, diinformasikan bahwa seluruh kabupaten kota untuk menggelar vaksinasi massal pada 24 Agustus 2021 ini.

Vaksinasi massal ini, lanjutnya, dalam rangka menyambut kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo. Presiden dijadwalkan akan ke Kaltim untuk meninjau kegiatan vaksinasi covid-19 di wilayah ini.

“Dalam kegiatan vaksinasi massal ini, di Mahulu menargetkan 500 orang untuk dosis pertama, dengan vaksin moderna,” kata Teguh.

Baca juga: Selangkah Lagi Masuk Zona Kuning, Pintu Masuk Kabupaten Mahulu Masih Diperketat 

Dari pemerintah telah dikirim vaksin sebanyak 1.300 dosis. Ditambahkan, vaksin moderna diutamakan kepada masyarakat usia 18 tahun ke atas.

Seperti biasa, sebelum pemberian vaksin covid-19, terlebih dahulu dilakukan skrining. Apalagi, kata Teguh, vaksin moderna memiliki potensi KIPI (kejadian ikutan pasca-imunisasi) yang lebih tinggi dibanding vaksin merk lainnya.

“Gejala ikutannya memang cukup potensial. Seperti rasa pegal-pegal, panas dan demam. Untuk itu kepada masyarakat yang mendapat vaksin moderna langsung kita berikan obat paracetamol serta vitamin. Kita juga beri edukasi dan sosialisasi agar masyarakat tidak perlu panik, atau khawatir dengan gejala itu,” ujarnya.

Kepada masyarakat yang telah mendapat suntikan vaksin, lanjut Teguh, akan dipantau oleh petugas kesehatan. “Kalau demamnya lebih dua hari, segera hubungi pelayanan kesehatan terdekat. Tapi kita yakin, ekses dari vaksin moderna ini hanya sehari saja,” imbuh dia. (naw/adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved