Breaking News:

Penanaman Mangrove Hadirkan Manfaat bagi Petambak di Muara Badak

Kelompok Borneo Mangrove Lestari di Muara Badak Ulu, Muara Badak, Kutai Karta Negara, mendapat program penanaman mangrove dari Badan Restorasi Gambut

Editor: Diah Anggraeni
HO/BRGM
Ajir yang dihasilkan masyarakat untuk menopang bibit mangrove. 

TRIBUNKALTIM.CO - Kelompok di Muara Badak Ulu, Muara Badak, Kutai Kartanegara, mendapat program penanaman mangrove dari Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) di area seluas 162 hektare.

Area yang ditanami ini dipastikan tidak ada mangrove.

Ketua Kelompok Borneo Mangrove Lestari, Ilham mengatakan, area tanam mangrove tersebut seluruhnya berada di desa Muara Badak Ulu.

Saat ini proses tanam sudah menyelesaikan sekitar 101,7 hektare.

"Proses penanaman propagul sudah dilakukan di dua sektor, sektor 1 seluas 64,5 hektare dan sektor 2 seluas 37,2 hektare," kata Ilham, Jumat (12/8/2021).

Baca juga: Hari Mangrove Sedunia, BRGM Perkuat Komitmen Percepatan Rehabilitasi Mangrove Berbasis Masyarakat

Ilham mengatakan, proses penanaman propagul mangrove berjenis Rhizophora itu masih menyisakan satu sektor lagi dengan total luasan lahan 60,3 hektare.

"Bibit sudah sampai lokasi, sebagian sudah menanam, sebagian masih belum karena ada siklus pasang," ucap dia.

Proses penanaman mangrove, lanjut Ilham, dikerjakan 55 orang dari kelompoknya dan 1 pengawas dari BPDASHL Mahakam Berau.

Selain proses penanaman, Kelompok Borneo Mangrove juga telah menyemai bibit mangrove sejak Juni 2021 lalu.

Proses pembibitan itu tinggal menunggu pertumbuhan agar siap ditanam.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved