Breaking News:

Virus Corona di Kukar

Vaksinasi di Kukar Baru Mencapai 20 Persen, Bupati Edi Damansyah Sebut Sesuai Ketersediaan Vaksin

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menggenjot vaksinasi kepada masyarakat Kukar guna mengejar target vaksinasi nasional.

Penulis: Aris Joni | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI
Bupati Kukar Edi Damansyah. Vaksinasi dilaksanakan sesuai ketersediaan vaksin.┬áTRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menggenjot vaksinasi kepada masyarakat Kukar guna mengejar target vaksinasi nasional.

Hampir tiap saat selama dosis vaksinasi tersedia, Dinas Kesehatan Kukar selalu menggencarkan kegoatan vaksinasi dibeberapa titik.

Salah satunya terakhir melaksanakan vaksinasi AstraZeneca dosis pertama bagi masyarakat umum di terminal Pasar Tangga Arung, Tenggarong, Sabtu (28/8/2021) lalu.

Dimana, pada kegiatan itu, Dinkes Kukar menyediakan 500 dosis vaksin untuk warga yang berusia 30 tahun ke atas dengan dua sesi yakni jadwal pagi dan siang untuk menghidari adanya kerumunan.

Menanggapi pencapaian vaksinasi, Bupati Kukar, Edi Damansyah mengapresiasi penyelenggara dan masyarakat yang antusias mengikuti vaksin tersebut. Hal itu ucap dia, sebagai upaya pemerintah untuk melindungi warga dari wabah Covid-19.

Baca juga: Update Covid-19 di Kukar Jumat 27 Agustus 2021, Sebanyak 241 Pasien Dinyatakan Sembuh

Bahkan kata Edi, Pemerintah terus mendorong percepatan vaksinasi bagi masyarakat Kukar agar tercapai target 70 persen masyarakat yang tervaksinasi, sehingga Herd Immunity atau Kekebalan Kelompok dapat segera tercapai, sebagai salah satu kunci pengendalian pandemi di Kabupaten Kukar.

"Saat ini Kukar baru 20 persen capaiannya sesuai ketersediaan vaksin dan masyarakat antusias mengikutinya. Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini Provinsi dan Kementerian Kesehatan untuk penyediaan vaksin masyarakat Kukar," ujarnya. 

Edi juga mengajak masyarakat untuk bersama melawan pandemi dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti vaksin. 

"Jangan ragu untuk vaksin,  aman dan halal. Kalau masih ragu silahkan tanyakan kepada ahlinya,  jangan mendapatkan kabar dari orang yang tidak berkompeten agar asumsinya tak kemana-mana,” pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved