Breaking News:

Virus Corona di Nunukan

Ratusan Pekerja Migran Indonesia Bakal Dideportasi dari Malaysia, 12 Orang Positif Covid-19

Sebanyak 174 pekerja migran Indonesia bakal dideportasi dari Tawau, Malaysia, esok, Rabu (1/9/2021).

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIANUS FELIS
Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Nunukan, FJ Ginting bersama instansi terkait pekerja migran Indonesia melakukan pengecekan tempat ketibaan pekerja migran Indonesia di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Selasa (31/08/2021) siang. 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Sebanyak 174 pekerja migran Indonesia bakal dideportasi dari Tawau, Malaysia, esok, Rabu (1/9/2021).

Sebelumnya, Konsulat RI di Tawau rencana mendeportasi 186 pekerja migran Indonesia pada awal Agustus 2021.

Namun, karena ratusan WNA di dalam Depot Imigresen Tawau, terkonfirmasi positif, sehingga rencana deportasi ditunda.

Kabar baik akhirnya diumumkan, ratusan pahwalan devisa negara itu akhirnya dipulangkan kembali ke tanah air esok, melalui Nunukan.

Baca juga: DPRD Kaltara Dorong RS Pratama Sebuku Nunukan Segera Diaktifkan

Meski begitu, Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya (Pensosbud) Konsulat RI di Tawau, Emir Faisal, mengatakan, dari 186 pekerja migran Indonesia itu, 12 orang dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan swab PCR .

"Iya, hanya 174 pekerja migran Indonesia saja yang akan dipulangkan. Sebanyak 12 orang dinyatakan positif Covid-19 setelah diswab PCR," kata Emir Faisal kepada TribunKaltara.com, melalui pesan WhatsApp, Selasa (31/08/2021), pukul 18.00 Wita.

Lebih lanjut Emir sampaikan, 12 pekerja migran Indonesia yang dinyatakan terpapar virus Corona terdiri dari 1 anak laki-laki dan 3 anak perempuan, 8 lainnya merupakan orang dewasa.

"Saat ini mereka menjalani karantina selama 14 hari ke depan di dalam Depot Imigresen Tawau," ucapnya.

Baca juga: Oknum PNS di Krayan Nunukan Diduga Lakukan Pungli terhadap 3 Pekerja Migran Indonesia

Terpisah, Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Nunukan, FJ Ginting mengatakan, hingga kini pihaknya belum mengetahui pasti waktu keberangkatan 174 pekerja migran Indonesia dari Tawau, Malaysia.

"Kami belum tau. Karena disesuaikan dengan keluarnya hasil PCR. Begitu hasil PCR keluar Konsulat RI di Tawau pasti akan informasikan kepada kami," ujar Ginting.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved