Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Perumdam Tirta Kencana Samarinda MoU dengan PT STM Tunggal Jaya, Rencana Bangun SPAM

Perusahaan Umum Daerah Air Minum atau Perumdam Tirta Kencana Samarinda lakukan penandatangan Memorandum of Understanding.

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN
Walikota Samarinda, Andi Harun, menyaksikan penandatangan Memorandum of Understanding, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Samarinda dengan PT. STM Tunggal Jaya, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (1/9/2021). TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Perusahaan Umum Daerah Air Minum atau Perumdam Tirta Kencana Samarinda lakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. STM Tunggal Jaya, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (1/9/2021).

MoU tersebut dalam rangka kerjasama investasi pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Instaliasi Pengolahan Air (IPA) Cendana 3 (Tiga).

Kegiatan yang dilaksanakan di Laboratorium Induk dan Training Center Perumdam Tirta Kencana Samarinda, turut dihadiri Walikota Samarinda Andi Harun dan jajaran Pemkot Samarinda terkait.

Pasca penandatanganan dan juga selesai melakukan sambutan, Walikota Andi Harun beserta rombongan meninjau langsung lokasi yang disiapkan untuk pembangunan itu, serta melihat IPA Cendana 1 dan IPA Cendana 2.

Walikota Andi Harun, menuturkan, beberapa bulan yang lalu dirinya telah sampaikan Pemkot Samarinda akan menjajaki kerjasama bisnis to bisnis dengan swasta di beberapa sektor, salah satunya pelayanan air bersih.

Apalagi, lanjutnya orang nomor satu di Kota Tepian, julukan Kota Samarinda di masa pandemi Covid-19 ini, kemampuan fiskal di seluruh daerah Indonesia itu menurun.

Sehingga dibutuhkan inovasi, dan salah inovasi yang dilakukan pihaknya yakni pembiayaan pembangunan melakukan kerjasama.

"Hari ini kita bersyukur progresnya makin maju ditandai dengan penandatanganan MoU antara Perumdam Tirta Kencana Samarinda dengan PT STM Tunggal," ungkap AH, begitu karib disapanya Andi Harun.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim tersebut, menyebutkan karena ini perusahaan dari Korea maka salah satu teknologi yang akan dipakai dalam proyek ini adalah sebagiannya adalah teknologi Korea.

Sambungnya, ketika berjalan dengan lancar tidak ada halangan maka kemungkinan peletakan batu pertamanya pembangunan paling lambat sekitar Desember 2021 ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved