Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Survey JAKPAT Buktikan Konsumen Tokopedia Paling Loyal

Dalam survey yang melibatkan 1.054 responden di 25 Propinsi itu, berdasarkan parameter Net Promotor Score (NPS), posisi Tokopedia diatas kompetitornya

Editor: Januar Alamijaya
Dok. Tokopedia
Ilutrasi Tokopedia, berdasarkan Survei JAKPAT: Konsumen E-commerce Indonesia Paling Gemar Tokopedia 

TRIBUNKALTIM.CO - Konsumen Indonesia terbukti lebih loyal terhadap ecommerce karya anak bangsa.

Hal tersebut terungkap dari hasil survey digital JAKPAT Special Report ecommrce 1st Semester of 2021.

Dalam survey yang melibatkan 1.054 responden di 25 Propinsi itu, berdasarkan parameter Net Promotor Score (NPS), posisi Tokopedia diatas kompetitornya.

Berdasarkan rilis yang diterima TribunKaltim.co, selama periode semester I 2021, angka NPS Tokopedia sebesar 49 persen dari 567 responden. Hal ini menggambarkan bahwa sekitar 49 persen pengguna ecommerce karya anak bangsa ini memberikan rekomendasi ke konsumen lainnya.

Baca juga: Gojek dan Tokopedia Merger Bentuk GoTo, Apa Keuntungan Pelanggan dan Driver?

NPS merupakan salah satu tolak ukur utama bagi bisnis eCommerce. Dipelopori oleh Fred Reichheld, penulis The Ultimate Question, NPS adalah metrik loyalitas pelanggan yang memprediksi kemungkinan seorang pelanggan membeli kembali dari penjual atau merekomendasikan langsung kepada teman.

Ada tiga kategori respon dalam NPS, yaitu promotor yang memberikan rekomendasi ke konsumen lain. Kemudian passive yang tidak bersikap dan detractors adalah tipe responden yang tidak memberikan rekomendasi.

Survey Jakpat juga menyebutkan, dari 567 responden sebanyak 91 persen menyatakan puas dan sangat puas saat bertransaksi di Tokopedia. Tingkat kepuasan konsumen Tokopedia berada di level 4.41 dari skala 1-5. 

Di tengah pandemi yang membatasi interaksi ini, sejumlah perusahaan ecommerce memiliki karakteristik produk yang paling laku yang tidak beda jauh. Di Tokopedia, Bukalapak dan JDID, produk terlaris adalah handphone accessories, home appliances, clothes, hobbies & colllection serta body care.

Berdasarkan data Similiarweb periode Januari-Juni 2021, Tokopedia merupakan platform e-commerce yang paling banyak dikunjungi masyarakat Indonesia. Per bulan, Tokopedia dikunjungi sebanyak 132,8 juta kali. edia yang lebih tinggi daripada kompetitornya menunjukkan bahwa platform tersebut memiliki nilai lebih dibandingkan yang lain. Beberapa faktor itu diantaranya kelengkapan produk, harga, sistem pembayaran, hingga layanan pengiriman barang ke konsumen.

“Sekarang Tokopedia mampu bersaing. Perpindahan konsumen ini dikarenakan Tokopedia gencar dalam melakukan program untuk menarik konsumen, salah satunya ongkir gratis yang berkolaborasi dengan Gojek,” katanya.

Baca juga: Bukan Isu Monopoli, Merger Tokopedia Gojek Dianggap Lebih Berdampak Positif bagi Konsumen

Dengan banyaknya e-commerce di dalam negeri, menurut Nailul memang membuat persaingan e-commerce dalam mengambil hati konsumen menjadi sangat ketat. Namun dari sisi konsumen hal itu sangat baik karena memiliki keleluasan dalam memilih tempat berbelanja, maupun sebagai media pembayaran berbagai keperluan seperti tagihan listrik, internet, kartu kredit, dan lainnya.

“Untuk itu, menjaga loyalitas ini menjadi sangat penting dan tantangan. Karena walaupun konsumen puas belanja di satu e-commerce tertentu, tetap saja dia juga belanja di e-commerce lain untuk kebutuhan dia yang lain,” katanya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved