Breaking News:

Oktober, Pemkot Balikpapan Bakal Menanggung BPJS Ketenagakerjaan Para Ketua RT

Pps. Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kota Balikpapan, Ronny Setiawan mengapresiasi rencana Pemkot Balikpapan untuk menanggung BPJS Ketenagakerjaan

Editor: Diah Anggraeni
HO/BPJS Ketenagakerjaan Balikpapan
BPJS Ketenagakerjaan Kota Balikpapan mengapresiasi rencana Pemkot Balikpapan yang akan menanggung BPJS Ketenagakerjaan para ketua RT. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pps. Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kota Balikpapan, Ronny Setiawan mengapresiasi rencana Pemkot Balikpapan untuk menanggung BPJS Ketenagakerjaan para ketua RT.

Ronny Setiawan mengatakan, Pemkot Balikpapan mendukung soal adanya jaminan sosial mengingat besarnya manfaat yang diberikan untuk peserta.

"Pemkot Balikpapan berencana memasukkan 1.600-an ketua RT se-Balikpapan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," ujar Ronny, Rabu (1/9/2021).

"Untuk pembiayaan informasinya akan menggunakan APBD, Oktober ini mungkin dilaksanakan," katanya.

Baca juga: Gelar Employee Volunteering, BPJamsostek Kalimantan Serahkan Bantuan Sembako dan Subsidi Iuran

Selain Kota Balikpapan, menurut Ronny, daerah lain yang sudah menerapkan adalah Kota Bontang dan Kota Tarakan.

Menurut Ronny, rencana pemkot menanggung BPJS Ketenagakerjaan para ketua RT, bisa saja akan dimasukkan dalam kategori penerima upah.

Karena para ketua RT ini dipekerjakan oleh pemerintah kota.

Ronny menambahkan, memang ada beberapa ketua RT yang sudah terdaftar jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan tapi mereka bukan penerima upah melainkan mandiri.

Ia menjelaskan, kategori kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ada dua.

Pertama, kategori penerima upah yang di Kota Balikpapan sudah mencapai 93 persen atau 208 ribuan pekerja.

Lalu kategori bukan penerima upah atau mandiri yang mencapai 40 persen atau 50 ribuan peserta.

Baca juga: Ajak Akuntan Pahami Pentingnya Jaminan Sosial, BPJamsostek dan IAPI Gelar Webinar

Ronny mengatakan tak hanya ketua RT, harusnya para pekerja rentan seperti nelayan, pedagang kaki lima yang belum terlindungi dari program BPJS Ketenagakerjaan juga bisa ikut gabung.

BPJS Ketenagakerjaan rencananya juga menyasar para pemuka agama dan pesantren yang ada di Balikpapan untuk dapat bergabung. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved