Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Launching Go Borneo, Pemkab Kutai Barat Dorong Pelaku UMKM Berinovasi

Wakil Bupati Kutai Barat, Edyanto Arkan mengimbau perangkat daerah terkait, seperti Disdagkop dan UKM Kubar untuk mendorong pelaku usaha berinovasi.

Editor: Mathias Masan Ola
Humas Pemkab Kubar
Wabup Kubar Edynto Arkan saat soft launcing Go Borneo dalam rangkaian Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Kaltim tahun 2021 oleh Kemendes PDDT secara virtual, di Ruang Rapat Koordinasi, Lantai 3 Kantor Bupati Kubar, Rabu (1/9/2021). Humas Pemkab Kubar 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Wakil Bupati Kutai Barat, Edyanto Arkan mengimbau perangkat daerah terkait, seperti Disdagkop dan UKM Kubar untuk mendorong pelaku usaha berinovasi.

Terutama pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) agar berinovasi dengan produknya dan memanfaatkan teknologi digital dalam memperluas jaringan pemasaran.

“Transformasi UMKM kearah digital dapat memberi dampak signifikan dalam memperluas dan mendekatkan akses produk lokal yang dipasarkan kepada masyarakat,” kata Wabup.

Dia menyampaikan ini, usai soft launcing Go Borneo dalam rangkaian Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Kaltim tahun 2021 oleh Kemendes PDDT secara virtual, di Ruang Rapat Koordinasi, Lantai 3 Kantor Bupati Kubar, Rabu (1/9).

Lewat momen ini, Wabup berharap kepada para pelaku UMKM agar memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan dan memasarkan produknya.

Baca juga: Dekranasda Kutai Barat Bantu Mesin Jahit kepada 9 Kelompok Perajin di Kampung Keliwai

“Kita harus berkeyakinan bahwa produk yang dipasarkan memiliki keunggulan, dari sisi bahan baku, kualitas dan produksi,” katanya.

Untuk bahan baku, UMKM di Kubar sudah terbiasa menggunakan ramuan-ramuan, rempah-rempahan dan jenis makan-makanan yang baik. Begitu juga dengan fashion, bahan membuat pakaian sendiri memiliki corak dan motif yang sangat baik.

“Sehingga kalau dikreasikan dan disentuh oleh desainer-desainer tertentu, hasilnya pun akan bernilai tinggi,” ujarnya.

Untuk mendukung ini, masyarakat Kubar harus aktif, jeli dan berkeyakinan bahwa produk tersebut layak disetarakan dengan produk-produk dari luar.

“Sehingga tidak usah merasa, bahwa produk kita ini di bawah grade yang lain. Sebenarnya, gradenya sama. Cuma kita harus memperhatikan kualitasnya,” katanya.

“Kalau bahan makanan, pelaku UMKM harus menjaga kualitasnya mencantumkan bahan kandungannya, proses produksinya, masa waktu edarnya atau expired date (tanggal kedaluwarsa) dan menjelaskan keunggulan produk yang dimiliki serta harga yang wajar,” ucapnya. (hms6/adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved