Berita Nunukan Terkini

KM Bukit Siguntang Bakal Sandar 8 September Mendatang, Calon Penumpang Wajib Lengkapi Syarat Ini

PT Pelni Cabang Nunukan menjadwalkan ketibaan KM Bukit Siguntang, di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan pada 8 September 2021 mendatang

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIANUS FELIS
Kapal Pelni KM Lambelu berlabuh di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, belum lama ini.TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIANUS FELIS 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN- PT Pelni Cabang Nunukan menjadwalkan ketibaan KM Bukit Siguntang, di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan pada 8 September 2021 mendatang.

Informasi yang dihimpun dari PT Pelni Cabang Nunukan, KM Bukit Siguntang bakal tiba di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan pada Rabu (08/09/2021), pukul 20.00 Wita.

Sementara itu, KM Bukit Siguntang akan bertolak menuju Balikpapan/Pare-pare/Makassar, pada hari yang sama pukul 22.00 Wita.

Berikut ini, kebijakan penjualan tiket kapal penumpang PT Pelni yang berlaku mulai tanggal 1 September 2021:

- PT Pelni hanya melayani calon penumpang yang sudah menerima vaksin minimal dosis pertama, dibuktikan dengan sertifikat vaksin dari aplikasi Peduli Lindungi;

- Bagi calon penumpang yang belum menerima vaksin, karena alasan medis, maka dapat membeli tiket di loket cabang dengan menunjukkan surat keterangan yang ditandatangani oleh dokter dari rumah sakit pemerintah;

Baca juga: Alasan Swab PCR di Klinik Yuli Medica Nunukan Lebih Mahal dari Harga yang Ditetapkan

- Calon penumpang dihimbau untuk melakukan tes Swab RT-PCR/ Rapid Antigen di Lab/ fasilitas kesehatan yang terdaftar/ terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan yang dapat di cek melalui link https://bit.ly/Daftarlabkes;

- Pembelian tiket melalui website/ mobile apps / travel agent/ mitra penjualan dan loket Pelni wajib masukkan NIK untuk WNI atau nomor passport untuk WNA.

- Petugas DCS akan ikut memvalidasi status vaksinasi calon penumpang sebagai syarat perjalanan serta validasi surat hasil tes Swab RT-PCR/Rapid Antigen. Jika tidak memenuhi persyaratan maka tiket dapat dijadwal ulang atau dibatalkan 100%.

Menurut Kepala Operasi PT Pelni Cabang Nunukan, Yusuf Hanura, penumpang usia di atas 12 tahun wajib menunjukkan sertifikat vaksin minimal dosis pertama.

"Kecuali calon penumpang yang belum menerima vaksin, karena alasan medis, maka dapat membeli tiket di loket cabang dengan menunjukkan surat keterangan yang ditandatangani oleh dokter dari rumah sakit pemerintah," kata Yusuf Hanura kepada TribunKaltim.Co, Minggu (05/09/2021), pukul 10.00 Wita.

Lanjut Yusuf,"Untuk calon penumpang yang ditunda vaksinnya selama tiga bulan, mungkin baru sembuh dari Covid-19, harus mendapatkan surat keterangan dari dokter rumah sakit," ucapnya.

Selain itu, kata Yusuf untuk pelaku perjalanan yang menggunakan Kapal Pelni dari pelabuhan asal Nunukan wajib kantongi swab Antigen 1×24 jam sebelum berangkat.

"Kalau kapal laut rata-rata pakai swab Antigen karena dari segi biaya lebih murah daripada swab PCR. Mengenai jadwal Pelni sewaktu-waktu dapat berubah. Tapi, pasti akan kami informasikan juga,"ungkapnya.

Baca juga: Lantik 27 Pejabat Struktural Dilantik, Begini Pesan Wabup Nunukan Hanafiah

Sekadar informasi untuk tarif tiket sebagai berikut:

KM Bukit Siguntang, Trayek B

- Tujuan Balikpapan, untuk dewasa: Rp 280.000. Bayi: Rp 32.000.

- Tujuan Pare-pare, untuk dewasa: Rp 322.000. Bayi Rp 36.000.

- Tujuan Makassar, untuk dewasa: Rp 386.000. Bayi: Rp 42.000. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved