Breaking News:

Virus Corona

Politisi Malaysia Heran Kasus Covid-19 di Indonesia Turun Lebih Cepat, Bandingkan Kasus Hariannya

Pimpinan DAP Malaysia Lim Kit Siang juga meminta Menteri Kesehatan Malaysia yang baru, Khairy Jamaluddin, untuk menyelesaikan masalah Covid-19.

Editor: Ikbal Nurkarim
(AP PHOTO/VINCENT THIAN)
Dalam arsip foto 1 Juni 2021 ini, pengendara yang mengenakan masker menunggu di depan Menara Kembar saat hari pertama Full Movement Control Order (MCO) di Kuala Lumpur, Malaysia. Politisi Malaysia heran pemerintah Indonesia berhasil turunkan kasus harian Covid-19 lebih cepat dibandingkan negaranya. 

TRIBUNKALTIM.CO - Penanganan Covid-19 di Tanah Air mendapat areasiasi dari politisi negara tetangga yakni Malaysia.

Pemerintah Indonesia dinilai berhasil mengurangi tingkat infeksi virus Corona.

Pimpinan DAP Malaysia Lim Kit Siang meminta Menteri Kesehatan Malaysia yang baru, Khairy Jamaluddin, untuk menyelesaikan masalah Covid-19 di Malaysia.

Menurutnya Indonesia memiliki populasi yang jauh lebih besar, namun lebih berhasil dalam mengurangi tingkat infeksi virus corona dibandingkan negaranya.

Baca juga: DPPKB Bontang Koordinasi Kader untuk Mobilisasi Ibu-ibu Hamil Ikut Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Jadwal Vaksinasi Covid-19 Bagi Ibu-ibu Hamil di Bontang, Simak Syaratnya

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kaltim Alami Penurunan, Jumlah Kasus Sembuh Paling Tinggi Terjadi di Kutim

"Bisakah menteri kesehatan yang baru, Khairy Jamaluddin, menjelaskan mengapa selama 16 hari berturut-turut, Indonesia mengurangi kasus baru Covid-19 hariannya menjadi kurang dari Malaysia? Bahkan kurang dari setengahnya seperti kemarin 8.955 kasus, sementara Malaysia 20.988 kasus?" kata Lim dikutip dari Kompas.com.

Seperti apa kondisi Covid-19 di Malaysia?

Berdasarkan data Worldometers, Malaysia melaporkan 118.350 kasus positif Covid-19 dalam sepekan terakhir atau rata-rata 19.725 kasus per hari.

Sementara, kasus aktif Covid-19 di negara itu mencapai 256.302 kasus hingga Sabtu (4/9/2021).

Meski demikian, Malaysia kini bersiap untuk menjalani masa transisi dari pandemi Covid-19 ke fase endemi dengan pembukaan kembali sejumlah sektor secara hati-hati.

Menteri Kesehatan Khairy Jamaluddin mengatakan, dalam dua bulan ke depan, warga Malaysia akan menyesuaikan diri dengan pola pikir "hidup dengan virus" yang diadvokasi oleh pemerintah.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved