Berita Balikpapan Terkini
Ustadz Abdul Somad Isi Tausiyah di Masjid Agung At Taqwa Balikpapan
Ustadz Abdul Somad (UAS) secara bersamaan mengimami sholat subuh dan mengisi tausiyah di Masjid Agung At-Taqwa Balikpapan
Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Ustadz Abdul Somad (UAS) secara bersamaan mengimami sholat subuh dan mengisi tausiyah di Masjid Agung At-Taqwa Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (7/9/2021) pagi.
Dalam kesempatan tausiyah tersebut, UAS menyatakan kekagumannya pada Masjid Agung At-Taqwa, Kota Balikpapan.
Katanya, salah satu masjid tertua di Balikpapan ini luar biasa.
"Masjid ini bagus, cantik, penataannya luar biasa. Karpetnya, kaligrafi, lampu-lampunya, pengaturannya cantik. Begitu pula Allah SWT menciptakan kita," ulas UAS memulai tausiyahnya.
Baca juga: Berkunjung ke Balikpapan, Ustadz Abdul Somad Cukur Rambut di Tempat tak Ber-AC Pinggir Jalan
Baca juga: Sempat Menyangka akan Meninggal, Ustadz Abdul Somad Tulis Wasiat untuk Anak Saat Positif Covid-19
Baca juga: Ini Waktu Terbaik Mengerjakan Sholat Dhuha Menurut Ustaz Abdul Somad, Bacaan Niat dan Tata Caranya
Sepanjang tausiyah, UAS kerap mengibaratkan manusia layaknya barang-barang yang baru dibeli melalui toko.
Menurut UAS, manusia seperti barang baru yang berada di toko kemudian bermanfaat bagi manusia lainnya.
"Kita beli sepeda motor baru di toko. Beli motor itu, kita dapat buku katalog. Buku katalog itu menjelaskan apa ini-itu, kapan harus servis, gimana merawat ini-itu," tutur UAS.
Buku katalog tersebut, kata UAS, yang kemudian selayaknya kitab Al-Qur'an yang menjadi panduan dalam menjaga diri bagi kehidupan manusia yang dinilai sempurna ini.
UAS menjelaskan, sebelumnya diturunkan kitab lain, seperti Zabur hingga Injil. Dan Al-Qur'an menjadi pelengkap dari semua kitab yang sudah pernah turun sebelumnya.
Tidak hanya itu, UAS juga mengibaratkan manusia seperti laptop termutakhir.
"Begitu laptop dibuka, saking canggihnya, tak tahu cara menghidupkannya. Tenang, ada katalog. Itulah guna katalog tadi," ujar UAS.
Baca juga: Hukum Memotong Kuku dan Rambut Ketika Berkurban, Simak Penjelasan Ustadz Abdul Somad
"Begitu (katalog) dibuka, yang paham isi katalog itu cuma Jet Lee, Cuyun Fang, satu lagi Andi Lau. Eh, suka juga ustadz ini sama kungfu," tambahnya menyelipkan lawakan.
Maksud UAS, isi katalog bisa jadi bukan bahasa yang dipahami.
Dibenturkan dengan pengibaratan katalog dan tak memahami isinya, maka barang tersebut tak akan bisa digunakan.
"Lalu siapa yang paham isi katalognya? Ada teknisinya. Panggil Teknisinya. Dikirimlah teknisi, namanya itu Sayyidina Wamaulana Muhamad SAW," ungkap UAS.
Dengan demikian, kata UAS, akan lengkap hidup seseorang jika mengamalkan katalog dan mengikuti instruksi dari teknisi yang memahami isi katalog tersebut.
"Jika barang itu rusak, jangan kita sok ngerti perbaiki sendiri. Ada yang salah, sama amalan kita, jangan kita perbaiki sendiri," ujar UAS.
"Buka lagi katalognya, lakukan sesuai petunjuk di katalog," tukas UAS. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ustad-abdul-usai.jpg)