Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Wagub Yansen Tipa Padan Sampaikan KUA-PPAS, Ini Tanggapan DPRD Kaltara

Pemprov Kaltara telah menyerahkan nota rancangan kebijakan umum APBD dan prioritas plafon anggaran sementara

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAMI
Ketua DPRD Kaltara Norhayati Andris mengatakan, besaran porsi anggaran yang disampaikan oleh Wagub Yansen dalam KUA-PPAS telah cukup mengakomodasi program. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pemprov Kaltara telah menyerahkan nota rancangan kebijakan umum APBD dan prioritas plafon anggaran sementara atau KUA-PPAS, untuk APBD Perubahan 2021 dan Rancangan APBD 2022 kepada DPRD Kaltara.

Menurut Wagub Kaltara Yansen Tipa Padan, besaran porsi anggaran yang tertuang dalam KUA-PPAS sesuai dengan ketentuan aturan pemerintahan yang ada.

"Tadi sudah disampaikan ada porsi porsi anggaran sesuai dengan aturan pemerintah jadi kami tidak bisa keluar dari itu," kata Yansen Tipa Padan saat ditemui di Gedung DPRD Kaltara, Selasa (7/9/2021).

Ia menyampaikan, porsi anggaran untuk sektor pendidikan dan kesehatan akan tetap menjadi prioritas.

Baca juga: Wagub Kaltara Yansen TP Pastikan Gedung Dewan Tetap Dibangun, Targetkan 2023 Selesai

Baca juga: Efek Ekonomi Akibat Pandemi Covid-19, Wagub Kaltara Dorong Penggunaan Produk Lokal

Baca juga: Soal Pemindahan Pusat Pemerintahan KTT, Wagub Kaltara Yansen TP: Kami Mendukung Penuh

Yakni minimal 10 persen alokasi untuk sektor kesehatan, dan minimal alokasi sebesar 20 persen untuk sektor pendidikan.

"Saya kira, layanan dasar itu tetap maksimal seperti pendidikan dan kesehatan," katanya.

Di tengah pandemi Covid-19, dirinya menilai agar rencana pembangunan yang ada, tidak terlalu ambisius khususnya untuk proyek-proyek yang membutuhkan dana yang besar.

"Kita harus realistis, kita tidak ambisius membangun proyek-proyek skala besar, tapi kita melihat kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kaltara Norhayati Andris mengatakan, besaran porsi anggaran yang disampaikan oleh Wagub Yansen dalam KUA-PPAS telah cukup mengakomodasi program yang dibutuhkan di Kaltara.

Lebih lanjut, pihak DPRD Kaltara melalui komisi-komisi yang ada, akan melakukan rapat dengan mitra-mitra komisi yakni organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk membahas kebutuhan anggaran.

Baca juga: Jaga Sinergi, PLN UIP Kalbagtim Silaturahmi dengan Gubernur dan Wagub Kaltara 

"Kalau secara global sudah terakomodir, tapi nanti di internal akan kami bahas juga bersama mitra dan komisi terkait, apakah plafon anggaran sudah sinkron dengan program OPD," kata Norhayati Andris.

Menurut Norhayati, yang perlu menjadi prioritas penganggaran di masa pandemi Covid-19 ialah di sektor kesehatan.

Selain itu, sektor lain seperti pendidikan dan pembangunan infrastruktur juga harus menjadi perhatian.

"Kalau saat ini anggaran kesehatan dulu yang kita prioritaskan, apakah anggaran 10 persen untuk kesehatan itu apakah sudah cukup?, lalu anggaran pendidikan juga akan kita rapatkan dengan mitra terkait," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved