Breaking News:

Aplikasi

Kampanyekan Privasi Sebagai Fitur Unggulan, Terungkap WhatsApp Punya Ribuan Karyawan Penyortir Chat

Ribuan tenaga kerja itu bertugas untuk menyaring konten pengguna dan hal inilah yang dianggap dapat melanggar privasi pengguna.

Editor: Ikbal Nurkarim
pixabay.com/HeikoAL
Ilustrasi WhatsApp - Cara Blokir Kontak WhatsApp tanpa Ketahuan dan 4 Tanda Nomor Kita Diblokir, dikenal memiliki privasi tinggi, terungkap WhatsApp memiliki ribuan karyawan khusus sortir chat. 

TRIBUNKALTIM.CO - Siapa yang tidak kenal aplikasi yang satu ini.

Ya, WhatsApp salah satu aplikasi yang paling banyak digunakan di Tanah Air sebagai aplikasi mengirim pesan maupun telepon dan masih banyak fitur lainnya.

Bukan tanpa alasan WhatsApp banyak digunakan karena dikenal memiliki pengamanan yang cukup tinggi.

Selama ini, WhatsApp juga selalu mengampanyekan privasi sebagai salah satu unggulan produknya.

Fitur enkripsi dari ujung ke ujung (end to end encryption) misalnya yang selalu digaungkan untuk meyakinkan pengguna bahwa pesan yang dikirimkan lewat aplikasi WhatsApp aman.

Baca juga: Kabar Gembira, BLT BPJS Cair Lagi, Cek Penerima Via WhatsApp dan Login bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id

Baca juga: Cara Sadap WhatsApp Hanya dengan Nomor WA, Simpel dan tak Ketahuan

Baca juga: WhatsApp Bakal Tampilkan Chat Bubbles Baru, Seperti Apa? Begini Bedanya dengan yang Lama

Aman yang dimaksud adalah pesan hanya bisa dilihat oleh pengirim dan penerima saja.

Tidak ada pihak ketiga, termasuk WhatsApp, yang bisa mengintip isi pesan.

Namun belakangan ini, masalah privasi WhatsApp mendapat kritikan keras.

Kritik terbaru datang dari sebuah laporan organisasi jurnalisme investigasi non-profit, Pro Publica.

Dilansir dari Kompas.com, dalam laporannya, disebutkan bahwa bahwa WhatsApp memiliki sekitar 1.000 tenaga kerja kontrak yang tersebar di Austin, Texas, Dublin, dan Singapura.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved