Breaking News:

Berita Mahulu Terkini

Insentif Tenaga Kesehatan Mahulu Periode Januari - Agustus 2021 Sudah Cair

Pemkab Mahulu akhirnya mencairkan insentif untuk tenaga kesehatan, melalui dana Belanja Tak Terduga (BTT). Dana dialokasikan sebesar Rp 487 juta

Editor: Mathias Masan Ola
HUMAS PEMKAB MAHULU
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah atau BPKAD Mahulu Gerry Gregorius. Insentif nakes sudah cair seminggu yang lalu. HUMAS PEMKAB MAHULU 

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Pemerintah Kabupaten  Mahakam Ulu atau Pemkab Mahulu akhirnya mencairkan insentif untuk tenaga kesehatan, melalui dana Belanja Tak Terduga (BTT). Dana dialokasikan sebesar Rp 487 juta untuk pembayaran insentif selama delapan bulan (Januari - Agustus 2021).

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah atau BPKAD Mahulu Gerry Gregorius mengungkapkan, pencairan insentif dilakukan melalui Dinas Kesehatan Mahulu pada sepekan lalu.

“Sudah cair seminggu lalu. Dinkes yang menyalurkan kepada seluruh tenaga kesehatan. Itu untuk Januari - Agustus 2021. Untuk  September - Desember nanti Desember cairnya,” kata Gerry, Selasa (7/9/2021).

Lebih jauh dikatakan, pemberian insentif tenaga kesehatan diberikan melalui dana Belanja Tak Terduga (BTT) APBD 2021. 

Sebelumnya disampaikan, dalam upaya mencegah dan mengendalikan pandemi Covid-19, pada 2021 dialokasikan anggaran Rp 35 miliar dari BTT.  Dari jumlah itu, di antaranya untuk penanganan kesehatan dan dampak ekonomi. 

Baca juga: Bupati Paser Tegaskan, Insentif Tenaga Kesehatan Sudah Dibayarkan dan Dilaporkan Tiap Bulan

Baca juga: Tunggakan Insentif Tenaga Kesehatan dari Januari hingga Juni Sudah Dilunasi Pemkot Bontang

Baca juga: Ketua DPRD Kaltim Minta Insentif Tenaga Kesehatan Jangan Ditunda

“Dari anggaran BTT, sampai saat ini yang sudah dicairkan ada Rp 9 miliar lebih, untuk penanganan kesehatan, yang dicairkan melalui Dinas Kesehatan. Termasuk untuk pemberian insentif,” katanya.

Ditambahkan, selain melalui BTT, anggaran untuk penanganan Covid-19 juga dialokasikan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain.

Di antaranya di Dinas Pertanian yaitu anggaran bantuan masyarakat yang terdampak. Kemudian Dinas Sosial berupa bantuan sosial kepada warga. (naw/adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved