Breaking News:

Cover Story

Hari Ozon Sedunia 16 September, Duta Lingkungan Nadyne Prameswari Ingin Wujudkan Bumi Lebih Hijau

Hari Ozon Sedunia jatuh pada 16 September, Duta Lingkungan Balikpapan Nadyne Prameswari Ingin Wujudkan Bumi Lebih Hijau.

Penulis: Dwi Ardianto | Editor: Trinilo Umardini
TRIBUN KALTIM/DWI ARDIANTO
Hari Ozon Sedunia 16 September, Duta Lingkungan Nadyne Prameswari Ingin Wujudkan Bumi Lebih Hijau 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Hari Ozon Sedunia jatuh pada 16 September, Duta Lingkungan Balikpapan Nadyne Prameswari Ingin wujudkan Bumi menjadi lebih hijau.

Hari Ozon Sedunia sudah di depan mata. Menyambut perayaannya pada 16 September mendatang, sepeduli apakah sebenarnya anak muda terhadap isu lingkungan satu ini?

Menurut pemilik nama lengkap Nadyne Prameswari Giyani selaku Duta Lingkungan Balikpapan 2021, kesadaran anak muda akan pentingnya ozon bagi kehidupan manusia masih terbilang kecil.

"Hal ini berlaku khususnya bagi anak muda di Balikpapan. Berdasarkan pengamatan saya selama menjabat sebagai Duta Lingkungan, minat generasi muda pada isu ozon dan lingkungan hidup lainnya masih sangat sedikit," ungkap perempuan muda yang akrab disapa Nadyne ini.

Menurut Nadyne Prameswari hal ini kemungkinan disebabkan oleh ketidaktahuan generasi muda dan masyarakat secara umum terhadap pentingnya ozon dan fakta yang sedang terjadi saat ini.

Apalagi ditambah dengan suasana Kota Minyak yang masih tergolong asri dengan ruang hijau yang cukup luas.

"Semua kembali lagi ke masalah pemahaman masyarakat. Itulah mengapa kami dari Duta Lingkungan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berusaha sebisa mungkin untuk mengedukasi masyarakat mengenai isu ini," ujar Nadyne Prameswari.

Sebagai contoh pentingnya edukasi, Nadyne Prameswari mengatakan bahwa dirinya baru memiliki kesadaran tentang ozon sejak beberapa tahun belakang.

"Saya pribadi sejak SD sudah tahu secara definisi bahwa ozon itu adalah molekul yang ada di atmosfir. Tapi untuk benar-benar sadar bahwa fungsi lapisan ozon akan berkurang seiring terjadinya penipisan, baru saya alami saat beranjak dewasa. Padahal sebenarnya hal ini bisa ditanamkan sejak kecil, sebisa mungkin sejak dini," lanjut remaja kelahiran Cirebon tersebut.

Oleh karena itu, Nadyne Prameswari menyakini bahwa edukasi kepada masyarakat dapat dilakukan oleh generasi muda yang menurutnya memiliki tenaga lebih dan kreativitas tinggi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved