Breaking News:

Timnas Indonesia

Tak Hanya Ronaldo, Egy Maulana Vikry Pun Lakoni Debut Manis dengan Klub Baru, FK Senica Raih 3 Poin

Tak hanya Cristiano Ronaldo, Egy Maulana Vikry pun lakoni debut manis dengan klub baru, FK Senica raih 3 poin

KIM DOO-HO / VISIONSTYLER PRESS / AFP
Egy Maulana Vikri (kanan) berebut bola dengan pemain Korea Selatan Kim Hyunwoo, pada laga babak kualifikasi Piala AFC U-19 2018 di stadion Paju, 4 November 2017. Egy Maulana Vikri melakoni debut manis di FK Senica 

"Saya ingin dapat menit bermain.

Saya ingin bermain dengan kemampuan terbaik dan menang bersama tim.

Kami harus fokus pertandingan tiap pertandingan, dan berusaha menang dalam setiap pertandingan," tambahnya.

Egy mengakhiri petualangannya bersama Lechia setelah 3 musim dengan tak memperpanjang kontraknya yang habis per 30 Juni 2021.

Baca juga: Mahir di 3 Posisi, Akhirnya Witan Sulaeman Bisa Debut di Liga Polandia, Pelatih Lechia Gdansk Takjub

Selama memperkuat Lechia Gdansk, Egy hanya bermain dalam 10 pertandingan dengan total 133 menit.

Pemain kelahiran Asam Kumbang, Medan itu lebih banyak bermain untuk tim cadangan Lechia Gdansk, yakni Lechia Gdansk II.

Selama 3 musim di Lechia Gdansk, Egy Maulana Vikri diasuh oleh Piotr Stokowiec yang jadi pelatih Bialo-Zielony.

Kebetulan, sang pelatih juga hengkang dari Lechia Gdansk pada Agustus 2021, hampir berdekatan dengan hengkangnya Egy.

Walau tak memberikannya banyak kesempatan untuk bermain di tim utama, Egy tetap menganggap Piotr Stokowiec sosok yang berjasa saat membantunya di Lechia Gdansk.

"Dia sangat profesional, latihan yang diberikan juga sangat keras," ujar Egy Maulana Vikri dilansir BolaSport.com dari Youtube Lechia Net TV.

"Banyak sekali latihan fisik, ada juga sesi taktik, bagi saya dia pelatih yang bagus," tambahnya.

Ketika ditanya mengenai pendekatan yang dipilih Piotr Stokowiec apakah seperti bos atau ayah, Egy menjawab pilihan pertama.

"Tentu saja saya pikir dia adalah bosnya di sini.

Dia bisa memilih siapa yang akan bermain,"ujarnya.

"Dia yang menentukan latihan apa hari ini, dia bisa membuat pemain lebih baik."

"Dia bisa bilang siapa yang terbaik, ya dia seperti bos melakukan apa yang dia mau," tambahnya.

Egy menganggap wajar yang dilakukan oleh Stokowiec, walau membuatnya tak bisa dapat menit bermain.

"Ya, tentu saja, saya pikir setiap pelatih akan melakukannya, itu akan sulit bagi para pemain muda (yang tak dapat menit bermain," ujar Egy.

Baca juga: Insting Gol Kembali, eks Pelatih PSM Jadikan Bagus Kahfi Starter di Laga FC Utrecht vs AZ Alkmaar?

Baca juga: Karir Bagus Kahfi di FC Utrecht Makin Moncer Berkat Kembalinya Naluri Gol dan Pengikut Instagram

Kini Egy sudah tak di Lechia Gdansk dan bergabung FK Senica.

Ia berharap bisa mendapat menit bermain lebih banyak ketimbang saat di Lechia.

Keinginan Egy untuk mendapat menit bermain lebih banyak tampaknya bakal terealisasi karena telah diurus oleh sang agen, Dusan Bogdanovic.

Dalam klausul kontraknya, Egy boleh langsung hengkang bila tak diberi waktu bermain yang banyak.

Sebaliknya, jika Egy Maulana Vikri mendapat menit bermain secara reguler, perpanjangan kontrak akan dilakukan secara otomatis.

Egy sendiri cukup terkesan dengan sambutan pertama FK Senica begitu ia datang.

"Tentu saja, orang-orangnya sangat baik di sini, saya merasa ketika saya datang ke klub, sangat nyaman," ujarnya.

"Stadionnya bagus, orang-orang di dalamnya sangat ramah," imbuhnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved