Breaking News:

Berita Paser Terkini

Belum Cukup Ideal, Dokter di Kota Kabupaten Harus Siap Mengabdi ke Kecamatan di Paser

Hingga kini jumlah dokter di Kabupaten Paser untuk tiap Kecamatan masih belum cukup ideal, dan banyak yang bertugas di ibu kota kabupaten

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Hingga kini jumlah dokter di Kabupaten Paser untuk tiap Kecamatan masih belum cukup ideal, dan banyak yang bertugas di ibu kota kabupaten.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Paser berencana, bakal menyiapkan strategi untuk memenuhi kebutuhan dokter di tiap Kecamatan, Senin (13/9/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Paser dr. I Dewa Made Sudarsana menegaskan, selain penempatan ideal dokter, dari segi tunjangan khusus dokter di daerah terpencil juga akan disiapkan.

"Mudahan-mudahan di penerima CPNS dan P3K ke depannya bisa lebih banyak formasi dokter," jelasnya.

Hal senada juga ditambahkan wakil bupati Paser Syarifah Masitah Assegaf, dalam visi misinya bersama bupati, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan menjadi yang utama.

Saat ini pemerintah daerah terus mendata kebutuhan fasilitas kesehatan baik itu di rumah sakit dan juga puskesmas.

Baca juga: Kepala SMAN 1 Tanah Grogot Apresiasi Pelaksanaan Vaksinasi yang Dilakukan Polres Paser

Baca juga: Sasar Sekolah Lakukan Vaksinasi, Kapolres Paser Sebut Antusiasme Pelajar Cukup Tinggi

Baca juga: Inovasi Bumdes Padang Jaya dan Bukit Seloka Unggul , Cocok Wakili Kabupaten Paser ke Provinsi Kaltim

"Kita harapkan juga melalui IDI, para dokter bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat," kata Masitah.

Ketua IDI Kaltim dr Nathaniel Tandirogang menyebut selain masih belum idealnya sebaran dokter ke kecamatan, jumlah dokter spesialis pun juga masih kurang.

Perbandingannya berdasarkan standar WHO ialah 1:5000, sementara di Kabupaten Paser 1:12.000 lebih.

"Mohon Pemda mengalokasikan dananya agar menyekolahkan para dokter umum jadi dokter spesialis," harap Nathaniel.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved