Breaking News:

Berita Bontang Terkini

Layanan Darurat Call 112 Bontang Tiap Hari Jadi Sasaran Telepon Iseng Hingga Panggilan Ghost

Sejak mulai diluncurkan Rabu (25/8/2021) lalu, layanan darurat Call Center 112 Bontang kerap menerima panggilan iseng

Penulis: Ismail Usman | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Petugas Operator layanan darurat 112 Bontang yang tengah bertugas. Mereka sering menerima telepon orang iseng.TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG- Sejak mulai diluncurkan Rabu (25/8/2021) lalu, layanan darurat Call Center 112 Bontang kerap menerima panggilan iseng.

Bahkan dari data layananan panggilan, petugas menerima telpon iseng 4 hingga 5 panggilan per harinya.

“Setiap hari kami menerima setidaknya 4 sampai 5 panggilan telepon yang tidak sesuai dengan substansi call center 112 Bontang ini,” jelas Nur Alam, Kasi Tata Kelola Keamanan dan Persandian Diskominfo Bontang, Senin (13/09/2021).

Ia mengatakan, telepon iseng yang kerap diterima operator cukup mengganggu kinerja petugas.

Sabtu (11/09/2021) kemarin misalnya, operator call center menerima telepon dari seorang ibu-ibu yang menanyakan jadwal keberangkatan Bus Patas.

Baca juga: Tangani 80 Kekerasan Terhadap Perempuan, DP2PA Samarinda Minta Warga Laporkan ke Call Center 112

Baca juga: Sehari Pasca Diresmikan, Bontang Siaga Call Center 112 Dihujani Panggilan Iseng

Baca juga: Permudah Layanan Kedaruratan, Walikota Basri Rase Luncurkan Program Bontang Siaga Call Center 112

“Kemarin malam, sekitar pukul 11.30 Wita, ada ibu-ibu yang menanyakan jadwal keberangkatan bus. Jadi kami jelaskan bahwa call center ini hanya diperuntukkan untuk panggilan darurat,” ujarnya.

Bahkan, sebelum itu pihaknya juga menerima telepon dari seorang remaja yang melaporkan bahwa dia lupa password handphone miliknya.

Belum lagi beberapa hari lalu, lanjut Alam, petugas juga menerima panggilan telepon dari masyarakat yang mengaku terkunci di kamar mandi.

Operator yang bertugas pun mengintruksikan kepada penelpon untuk meminta pertolongan kepada keluarga atau ketua RT setempat.

“Saya heran, kok ada yang bawa handphone ke kamar mandi. Jadi kami arahkan untuk menelpon keluarganya atau menghubungi ketua RT, agar segera dapat pertolongan,” tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved