Breaking News:

Berita Kubar Terkini

Manajemen RSUD HIS Kubar Bantah Pelayanan Pasien tak Maksimal, Sudah Siapkan Makan 3 Kali Sehari 

Tak sedikit pasien menyampaikan keluhannya karena terkesan tak terurus dan dibiarkan kelaparan saat menjalani perawatan di RSUD HIS.

Penulis: Zainul | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Direktur RSUD HIS, dr. Akbar saat diwawancarai TribunKaltim.Co. TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR- Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Harapan Insan Sendawar (HIS) Kutai Barat akhirnya, angkat bicara soal tudingan masyarakat (keluarga pasien) yang menyebut pelayanan pasien di rumah sakit tersebut tidak maksimal. 

Tak sedikit pasien menyampaikan keluhannya karena terkesan tak terurus dan dibiarkan kelaparan saat menjalani perawatan di RSUD HIS.

Hal itupun ramai diperbincangkan di group media sosial facebook Kutai Barat

Direktur RSUD HIS, dr. Akbar mengatakan hal itu tidak benar adanya. Dia menegaskgan jika pelayanan di RSUD Harapan Insan Sendawar tidak maksimal atau mengecewakan,

Maka masyarakat dapat menyampaikan ke loket pengaduan yang sudah disiapkan atau bisa menelepon ke loket saran dan aplikasi LAPOR HIS.

"Jika keluhan atau saran sudah disampaikan ke loket yang sudah disediakan nanti kami segera dengan cepat bertindak," katanya,  Senin (13/9/2021).

Baca juga: Kasus Kematian Sudah Capai 256 Orang, Program Vaksinasi Covid-19 di Kubar Dipercepat 

Baca juga: Pengintegrasian KLHS Dalam RPJMD Kubar Wajib Dilakukan

Baca juga: Jalan Rusak Bisa Jadi Pemicu Inflasi, Wabup Berharap Pusat dan Pemprov Perbaiki Ruas Kubar-Samarinda

Akbar menyebutkan RSUD HIS sudah menyiapkan makan khusus pasien tiga kali dalam sehari. 

" Pemberian makan itu juga tidak seperti pasien umum. Ada waktu-waktu tertentu baru petugas masuk. Kemudian minum itu disediakan di ruangan di dalam ruang rawat informasi,” jelasnya.

Dia jug mengklaim pihaknya sudah menyiapkan pelayanan total care. Hanya saja tidak semua tenaga kesehatan (nakes) memiliki kompetensi total care sepeeti menyuapi makan kepada pasien.

"Kami akui tidak semua tenaga di perawatan COVID-19 itu memenuhi kompetensi untuk total care, tapi pada saatnya mereka akan melakukan total care,” akunya.

Ia tak menampik pasien positif virus corona dalam beberapa bulan terakhir memang cukup tinggi. Bahkan dalam sehari bisa bertambah hingga 300 pasien positif dan yang meninggal bisa sampai 6 orang sehari.

Baca juga: Jadwal Pembelajaran Tatap Muka di Kubar, Setiap Sekolah Harus Ada Satgas Covid-19

“Bahkan kondisi di bulan Juli-Agustus itu bukan hanya masyarakat yang terkena. Kami pun banyak yang terkena. Jadi kalau kami yang terkena pasti berkurang tenaganya, dan pasti agak kurang pelayanannya,” jelasnya.

Sebelumnya, laman media sosial di Kutai Barat hingga legislatif atau anggota DPRD ramai-ramai mengkritisi pelayanan pasien di RSUD HIS lantaran dianggap tidak maksimal.

Bahkan pada rapat evaluasi penangan covid-19 dilingkungan pemerintah Kutai Barat juga disampaikan beberapa waktu lalu dan dilakukan evaluasi. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved