Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Oknum Dosen Perguruan Tinggi di Balikpapan Lakukan Pencabulan Terhadap Anak SMP

Seseorang oknum dosen perguruan tinggi swasta di Kota Balikpapan berinisial AL (44) tega melakukan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur

Penulis: Dian Mulia Sari | Editor: Jonathan Roy

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Seseorang oknum dosen perguruan tinggi swasta di Kota Balikpapan berinisial AL (44) tega melakukan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur yang berusia 14 tahun dan masih duduk di kelas dua SMP yang merupakan warga Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

"Kami berhasil tangani perbuatan yang melanggar hukum perbuatan tindak pidana yaitu perbuatan yang melanggar pasal persetubuhan terhadap anak di bawah umur dan pasal membawa lari anak tanpa izin dari orang tuanya yang sah," ujar Kapolres PPU AKBP Hendrik Hermawan melalu Kasat Reskrim Polres PPU Iptu Dian Kusnawan, Senin (13/9/2021).

Dikatakan Dian, tersangka merupakan salah satu dosen perguruan tinggi swasta di Kota Balikpapan.

"Informasi keterangan dari tersangka beliau membenarkan bahwa ada mengajar sebagai dosen di salah satu universitas di Balikpapan," terangnya.

Adapun kronologi tersangka bermula ketika pada 28 Agustus 2021, tersangka dan korban berkenalan melalui media sosial. Kemudian perkenalkan tersebut berlanjut. Hingga pada Selasa 7 September 2021, tersangka sepakat untuk menjemput korban di sekitar SMP yang berada di Kecamatan Babulu.

"setelah dijemput di Babulu. Korban dibawa ke Balikpapan dengan menggunakan motor juga dan lewat Pelabuhan Klotok. Ssletelah di Balikpapan mereka berdua menuju salah satu hotel di Balikpapan dan cekin di hotel tersebut. Disitulah terjadi persetubuhan terhadap korban," ujarnya.

Kemudian pada 7 Septembber 2021 ibu korban membhat laporan ke Polsek Babulu terkait pengaduan bahwa anaknya tidak pulang kerubah. Selanjutnya melalaui dasar laporan tersebut Polres PPU melakukan upaya proses penyelidikan.

"Kemudian kita lakukan pengembangan pengemban dan Alhamdulillah kita berhasil mengamankan yang diduga pelaku beserta korban. Kita amankan di daerah Balikpapan permai di Balikpapan," terangnya.

Tersangka ditangkap Pada Rabu 8 September 2021pagi sekitar pukul 9.30 di depan halaman kantor tersangka kerja," imbuhnya.

Adapun modus dari tersangka yakni korban diiming-imingi bekerja di counter handsanitaizer milik tersangka.

Adapun pasal yang ditersangkakan asalah pasal 81 ayat 2 UU no 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU no 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU junto pasal 76 D UU no 36 tahun 2014 tentang perubahan UU nomer 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak dan atau pasal 332 ayat 1 ke 1 kuh 36.

"ancamana untuk perkara ini 7 sampai maksimal 15 tahun pasal berlapis," kata Dian.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved