Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Saat akan Mengganti Ban, Sopir Truk Fuso di Jalan Ring Road Samarinda Ditemukan tak Bernyawa

Seorang sopir truk fuso secara mendadak ditemukan tak sadarkan diri di depan Bengkel Sumber Jawaban.

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Tubuh Suminto (55) seorang sopir truck fuso yang secara mendadak ditemukan tergeletak tak bernyawa di depan bengkel tempatnya mengganti ban, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Senin (13/9/2021). TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Seorang sopir truk fuso secara mendadak ditemukan tak sadarkan diri di depan Bengkel Sumber Jawaban yang berada di Jalan Ring Road 1, RT 15, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Senin (13/9/2021).

Sopir truck tersebut diketahui bernama Suminto (55), warga Jalan Ulin, RT 21, Kelurahan Karang Anyar, Sungai Kunjang, Samarinda.

Menurut keterangan Bidin (32), salah seorang karyawan bengkel yang pertama kali melihat tubuh korban, menjelaskan, pada pukul 12.00 Wita, korban mengendarai trucknya dari arah Jalan Jakarta, kemudian turun dan memintanya untuk menggantikan ban.

Bidin dan rekan bengkel lain pun langsung mendongkrak truk fuso dengan nomor plat KT 8287 MU tersebut.

Baca juga: Pemuda di Samarinda Tewas Diduga Tertimpa Pohon, Tim Inafis Bongkar Identitas Korban

Baca juga: Niat Perbaiki Atap Bocor, Satu Pekerja Bangunan Tewas Tersengat Listrik di Perum Samarinda Seberang

Baca juga: Diduga Mengantuk dan Tabrak Truk Parkir di Samarinda, Seorang Pengendara Motor Tewas

Namun, lantaran pada saat itu merupakan jam istirahat, Ia dan semua karyawan menghentikan kegiatan kerja sementara dan menjalankan sholat dzuhur.

"Bapaknya duduk di sini (menunjuk sebuah kursi kayu panjang di samping bengkel). Truknya sudah kita dongkrak, cuma habis itu kami masuk sebentar buat sholat dan ambil peralatan buat lepas ban," terangnya kepada TribunKaltim.co.

Berselang pukul 12.30 Wita, Bidin kembali dan hendak mengganti ban truck fuso tersebut, namun tidak lagi melihat sang sopir.

"Biasanya kan Dia (korban) duduk di kursi atau tetap di dalam truck, tapi ini enggak ada. Pas Saya ke belakang (truck) eh udah tergeletak enggak gerak, hidungnya berdarah," jelas Didin.

Takut untuk mendekati korban, Bidin lantas menelfon owner bengkel bernama Judika (35) yang kemudian menghubungi pihak Polsek Sungai Kunjang.

Baca juga: Nekat Curi Pompa Air Otomatis di Samarinda, Pelaku yang Masih Remaja Tewas Tersetrum

"Bapak itu (korban) memang sudah tiga kali ganti ban di bengkel kami. Tapi memang kita tidak kenal secara pribadi, cuma kenal karena sering ke sini aja," terang Judika.

Sementara itu, Kasubnit INAFIS Polresta Samarinda Aipda Harry Cahyadi menerangkan, setelah dilakukan pemeriksaan awal, di tubuh korban ditemukan adanya luka pada bagian atas kepala dan kaki sebelah lutut Kanan.

Untuk darah di tubuh korban, Ia menegaskan bukan berasal dari hidung, melainkan dari kepala yang mengalir ke wajah dan hidung.

"Dari keterangan rekannya, korban sudah lama menderita sakit batuk akut, namun tetap dipaksakan bekerja," beber Aipda Harry Cahyadi.

Baca juga: Nekat Curi Pompa Air Otomatis di Samarinda, Pelaku yang Masih Remaja Tewas Tersetrum

"Namun, untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban, kita akan bawa ke rumah sakit (AW Syahranie) untuk dilakukan visum," pungkasnya.

Sementara itu, truck fuso yang awalnya dikendarai korban sudah dibawa oleh rekan satu perusahaannya yang bernama Kusmari, berusia 58 tahun. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved