Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Cari Akar Persoalan Penyebab Banjir di Samboja, Wabup Turun Langsung Lakukan Investigasi

Banjir merendam Kecamatan Samboja beberapa hari terakhir dan sempat viral di salah satu media informasi online memicu Wakil Bupati Kutai Kartanegara

Editor: Diah Anggraeni

TRIBUNKALTIM.CO - Banjir merendam Kecamatan Samboja beberapa hari terakhir dan sempat viral di salah satu media informasi online memicu Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rendi Solihin untuk turun langsung melakukan investigasi, mencari akar persoalan pemicu banjir tersebut, pekan lalu.

Didampingi jajaran pimpinan Kecamatan Samboja, Wabup mengitari sejumlah titik lokasi banjir serta jalur pengendalian banjir di kawasan tersebut.

Ia pun meminta penjelasan langsung dari sejumlah pihak terkait alur air.

Baca juga: Lantik 46 Pejabat Administrator dan Pengawas Kecamatan Samboja, Bupati: Mutasi Itu Bukan Dibuang

Di mana dari informasi yang didapatkannya, ditemukan bendungan dengan kondisi pintu air sudah tidak bisa beroperasi maksimal.

Hal tersebut membuat aliran air yang mestinya menuju laut menjadi terhambat.

Rendi Solihin langsung menghimpun informasi terkait perbaikan bendungan dan ternyata perbaikan akan dilakukan melalui anggaran Bankeu.

Ia pun meminta agar proses tersebut dilaksanakan tepat waktu dan sesuai harapan.

Selain permasalahan pintu air waduk, Wabup Rendi juga menemukan beberapa titik penyempitan sungai.

Menurutnya, penyelesaian persoalan banjir di Samboja perlu diselesaikan dari hulu hingga hilir, termasuk bekas aktivitas eksploitasi batu bara serta pengupasan lahan yang membuat Samboja kehilangan daerah serapan air.

"Program penghijauan harus dilakukan untuk perbaikan lingkungan. Begitu juga perusahaan-perusahaan yang melakukan aktivitas pengupasan lahan harus bertanggung jawab atas aktivitas tersebut," tutupnya.

Baca juga: Demi Kesejahteraan Masyarakat, Bupati Kukar Ingin ASN Kreatif dan Inovatif

Berkaitan dengan upaya penanggulangan darurat dan cepat, Wabup berkoordinasi langsung dengan camat serta unsur muspika untuk membuat dapur umum di beberapa lokasi yang terdampak banjir.

Begitu juga posko utama di Kantor PMI Samboja.

"Alhamdulillah, ada juga unsur swasta dari perusahaan yang beroperasi di Kukar juga memberikan sejumlah bantuan sesuai kebutuhan, di antaranya dari Pertamina," ucap Rendi Solihin. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved