Breaking News:

Berita Kubar Terkini

Dugaan Korupsi Dana Penyertaan Modal Perusda Kubar Rp 1,2 Miliar, Terdakwa Dituntut 9 Tahun

Kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) yang menyeret nama mantan direktur utama perusahaan daerah (Perusda) Kutai Barat

Penulis: Zainul | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kutai Barat, Iswan Noor didampingi Kasi Intel Kejari Kubar Ricky Panggabean saat konferensi pers pengungkapan kasus Tipikor di Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) yang menyeret nama mantan direktur utama perusahaan daerah (Perusda) Kutai Barat.

PT Sendawar Maju Sejahtera (SMS) terus diusut dan kini telah disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Samarinda kemarin. 

Dalam persidangan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Kutai Barat menjatuhkan tuntutan pidana 9 tahun penjara terhadap Herjon Noperi (Mantan Dirut PT SMS).

Kasi Pidsus Kejari Kubar, Iswan Noor menyebutkan Herjon Noperi dinyatakan bersalah dalam kasus dugaan korupsi dana penyertaan modal Perusda SMS Tahun 2018 sebesar Rp 1,2 miliar.

Baca juga: Lagi, Kejari Kubar Kembali Eksekusi Satu Terpidana Kasus Korupsi Pengadaan Kendaraan Dinkes

Baca juga: PT SMS Bakal Rambah Rute di Kaltim

Baca juga: Kejari Kubar Usut Dana Perusda Witeltram; Mantan Pj Bupati Kembalikan Uang Rp300 Juta

Saudara Haerjon Noperi disangkakan pasal 2 ayat 1 Undang-undang Tipikor dengan pidana badan selama 9 tahun.

"Denda sebesar Rp 200.000.000 subsider 3 bulan panjara,” ujar Iswan Noor didampingi Kasi Intelejen Ricki Rionart Panggabean dalam keterangan pers di kantor Kejari Jalan Sendawar Raya, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (14/9/2021).

Lebih lanjut Iswan mengatakan tuntutan itu sudah dibacakan JPU dalam sidang di Pengadilan Tipikor Samarinda Kalimantan Timur pada 2 September 2021 lalu.

Selain pidana kurungan badan, Herjon Noperi juga diwajibkan membayar kerugian negara sebesar Rp 1.037.000.000.

Baca juga: Kejari Kubar Tetapkan Tiga Orang Tersangka Kasus Bandara Melalan

Kata dia, jadi terhadap kerugian ini dinilai sebagaimana perhitungan dari BPKP yang menyatakan kerugian sebesar Rp 1 miliar sekian.

"Dari kerugian itulah kami menuntut berdasarkan keterangan ahli,” lanjut Iswan Noor.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved