Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Hoaks Megawati Soekarnoputri Meninggal Dunia Menyebar di Samarinda, PDIP Kaltim Lapor Polisi

Kabar Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri tiga hari lalu tengah menjalani perawatan di ruang ICU hingga meninggal dunia, dibantah pengurus partai ini.

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Kader PDIP Kaltim dan Samarinda saat mendatangi Polresta Samarinda, melaporkan terkait pemberitaan bohong atau hoaks yang menerpa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Selasa (14/9/2021). TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kabar Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri tiga hari lalu tengah menjalani perawatan di ruang ICU hingga meninggal dunia, dibantah pengurus partai ini.

Berita bohong atau hoaks tersebut juga menyebar melalui pesan berantai di Kota Samarinda, memicu aksi pelaporan beberapa akun media sosial ke pihak kepolisian.

DPD PDIP Kaltim melapor secara tertulis ke Polresta Samarinda atas kabar bohong yang menerpa pucuk pimpinan partainya ini dan disebarkan di kota Samarinda.

Buzzer di berbagai halaman media sosial menyebar berita terkait Megawati Soekarnoputri tidak bersumber dan mencoba mengklarifikasi dengan jelas pihak PDIP.

Di medsos seperti Facebook, Youtube, Instagram, Twitter, dan portal berita, sampai pesan berantai di grup WhatsApp beramai-ramai menyebar hoaks terkait kondisi Megawati Soekarnoputri.

Baca juga: Rayakan Ultah ke-74 Megawati Soekarnoputri, DPC PDI-P Nunukan Gelar Aksi Tanam 122 Bibit Pohon

Baca juga: Gelar HUT ke-48 PDI Perjuangan Secara Virtual, Ini Pesan Megawati Soekarnoputri

Baca juga: Organisasi Relawan Usulkan Nama Jokowi dan Puan Maharani, Jika Megawati Soekarnoputri Ingin Pensiun

Setidaknya dari laporan tertulis yang dilayangkan pihak PDIP Kaltim, ada 6 akun Twitter, 3 nomor telepon WhatsApp, 2 akun Youtube, 1 akun Instagram dan 1 portal berita ke pihak Polresta Samarinda.

Laporan juga dilengkapi dengan berbagai bukti kabar bohong ini diserahkan Wakil Ketua Bidang Hukum dan Perundang-Undangan PDIP Kaltim, S Roy Hendrayanto didampingi Sekretaris DPC PDIP Samarinda, Achmad Sofyan dan sejumlah kader partai berlambang banteng ini.

"Terkait kabar (hoaks) yang disebarkan perihal wafatnya ibu Mega, ada 13 akun yang menyebar tanpa disertai klarifikasi. Sementara hingga saat ini, ibu Mega keadaannya sehat. Beliau juga membuka rapat pelatihan kader, Jumat (10/9/2021) lalu," ungkap Roy, di Polresta Samarinda, Selasa (14/9/2021).

Langkah yang diambil pihak PDIP Kaltim, dikatakan Roy, juga dilakukan oleh 34 DPD dan seluruh DPC di Indonesia.

"Tentu hal ini sebagai bentuk loyalitas serta kepedulian, dan paling penting edukasi kepada masyarakat agar tidak ada lagi menyebarkan berita bohong (hoaks)," tegasnya.

Baca juga: Unggah Foto Bersama Megawati Soekarnoputri, Ahok: Saya Tidak Termasuk Golongan Putih

Ditambahkannya bahwa hari ini dia bersama kader PDIP datang meminta kepastian hukum terhadap penyebar hoaks tersebut. 

"Dan juga ini dimaksudkan agar masyarakat tidak begitu saja menerima berita dan kabar yang sudah diterima. Tidak menelan mentah-mentah," pungkas Roy. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved