Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Kasus Asusila Oknum Dosen di Balikpapan, Walikota Rahmad Mas'ud: Lebih Bagus Kalau Dihukum Kebiri

Walikota Balikpapan Rahmad Mas'ud ikut memberi komentar, terhadap kasus asusila yang dilakukan oleh oknum dosen di Balikpapan

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Walikota Balikpapan, Rahmad Masud,mengaku terkejut mengetahui pelaku berinisial AL menjadi tersangka kasus pencabulan di hadapan awak media.TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Walikota Balikpapan Rahmad Mas'ud ikut memberi komentar, terhadap kasus asusila yang dilakukan oleh oknum dosen di Balikpapan.

Rahmad Mas'ud, mengaku terkejut mengetahui pelaku berinisial AL menjadi tersangka kasus pencabulan di hadapan awak media.

"Innalillahi, kok bisa," ujarnya, Selasa (14/9/2021).

Sementara itu, saat disinggung mengenai hukuman kebiri, Rahmad hanya menyerahkannya kepada aparat hukum.

Menurutnya, hukuman kebiri juga bisa membuat para predator anak yang masih berkeliaran ini jera.

"Kita serahkan ke hukum, lebih bagus kalau di kebiri. Kalau ada regulasinya dalam Undang-Undang, ada aturannya ya bagus juga dikebiri," kata Rahmad.

Baca juga: Kasus Asusila Oknum Dosen di Balikpapan Dinilai Gawat, LKBH Uniba Desak LPSK Ambil Peran

Baca juga: TERKUAK! INI Janji Manis yang Diucapkan Oknum Dosen di Balikpapan Sebelum Cabuli Siswi SMP di Hotel

Baca juga: VIRAL Kisah Dosen Matikan Kamera Saat Ajar Kelas Online, Ternyata Selang Oksigen Melingkar di Tubuh

Sebagaimana diketahui, kasus asusila yang dilakukan AL terhadap anak di bawah umur mendapat banyak kecaman oleh masyarakat.

Berdasar informasi yang diterima, AL melakukan tindakan tidak senonoh kepada anak yang masih duduk di bangku Kelas VII di salah satu SMP di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Rahmad pun menyayangkan adanya kejadian tersebut apalagi tindak asusila itu dilakukan di salah satu hotel di Balikpapan.

Ia mengaku prihatin, di tengah penghargaan yang diberi kepada Balikpapan sebagai kota layak anak. Justru, ada warganya yang merusak anak.

"Ya saya pikir kita serahkan kepada aparat," kata Rahmad Mas'ud.

la pun menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada aparat kepolisian. Rahmad meyakini, Indonesia memiliki hukum yang bisa membuat jera.

Baca juga: DETIK-DETIK Dosen Balikpapan Perdaya Hingga Berbuat Tak Senonoh Kepada Pelajar SMP

Menurutnya, seorang pelaku kejahatan bukan dikarenakan ada niat, akan tetapi lantaran ada kesempatan.

"Saling mengingatkan, kalian juga wajib mengingatkan walikota supaya jangan terpengaruh," ucapnya kepada wartawan. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved