Breaking News:

Ibu Kota Negara

TNI Polri Dianggap Paling Siap, Rencana Institusi yang Pertama ke Ibu Kota Baru di Kalimantan

Pemindahan Ibu Kota Negara Republik Indonesia dari Jakarta ke Provinsi Kalimantan Timur terus dibahas

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa bersama Juru Bicara Presiden RI Fadjroel Rachman dan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor berkunjung ke titik nol pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) dan titik lokasi Istana Negara pada Senin, (12/4/2021). TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Pemindahan Ibu Kota Negara Republik Indonesia dari Jakarta ke Provinsi Kalimantan Timur terus dibahas. Muncul rencana TNI Polri sebagai institusi yang pertama akan berada di Ibu Kota Negara

Lokasi ibu kota baru di Kaltim, berada di Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara. 

Sejauh ini, proses untuk memindahkan Ibu Kota Negara RI ke Kalimantan Timur masih terus direncanakan secara matang, pemerintah tetap akan melakukan pindah Ibu Kota Negara

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto setelah Jokowi menerima perwakilan para ketua asosiasi di bidang ekonomi dan bisnis di Istana Negara, Jakarta, Rabu 8 September 2021.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Juga Pengaruhi Pemindahan Ibu Kota Negara, Pembangunan IKN Butuh Waktu 15-20 Tahun

Baca juga: NEWS VIDEO Butuh Waktu 15-20 Tahun Pemindahan Ibu Kota Negara Baru di Kalimantan Timur

Baca juga: KABAR GEMBIRA! Inilah Infrastruktur Ibu Kota Negara di Kaltim yang Ditargetkan Sudah Rampung di 2024

"Disampaikan oleh Bapak Presiden terkait dengan pembangunan ibu kota baru yang perencanannya akan terus dilaksanakan," kata Airlangga, Rabu (8/9/2021).

Terpisah, Deputi Bidang Pengembangan Nasional atau Bappenas Regional Bappenas Rudy Soeprihadi Prawiradinata menyebut, institusi TNI dan Polri akan menjadi pihak yang pertama kali dipindah ke Kalimantan Timur pada 2023 mendatang.

Memastikan keamanan wilayah disebut sebagai alasan utama kedua institusi ini pindah terlebih dahulu.

"Itu kajian persiapan, kan pemindahannya baru 2023, yang duluan pindah adalah TNI-Polri untuk memastikan keamanan. Kan kita 2024 Agustus (upacara kenegaraan), kita udah mepet. Jadi kita harus prioritaskan lagi, yang penting pemerintahan itu bisa berjalan. Itu persiapannya," kata Rudi.

Baca juga: Progres Terbaru Pembangunan Ibu Kota Negara, Usai dari Kaltim Jokowi Segera Terbitkan Surpres ke DPR

Hanya saja, Rudi menegaskan, berjalan tidaknya rencana itu sangat bergantung pada kondisi yang ada seperti penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

Termasuk pengesahan Rancangan Undang-Undang soal pemindahan Ibu Kota Negara (RUU Ibu Kota Negara).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved