Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

AL Oknum Dosen Pedofil Diminta Dihukum Kebiri, Walikota dan Ketua DPRD Balikpapan Angkat Bicara

Kasus dugaan pelecehan pada anak di bawah umur yang dilakukan oknum dosen di Balikpapan, AL menjadi perhatian berbagai pihak.

Editor: Rita Noor Shobah
TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Kasatreskrim Polres PPU saat merilis penangkapan kasus perbuatan pencabulan di bawah umur di PPU yang melibatkan seorang dosen asal Balikpapan.TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI 

TRIBUNKALTIM.CO - Kasus dugaan pelecehan pada anak di bawah umur yang dilakukan oknum dosen di Balikpapan, AL menjadi perhatian berbagai pihak.

Mulai dari KPAI, Ketua DPRD dan Walikota Balikpapan, serta pejabat-pejabat terkait di Balikpapan dan Penajam Paser Utara (PPU).

Warganet juga ramai membahas masalah ini.

Bahkan banyak juga yang melontarkan usulan agar AL kemudian mendapat hukuman berupa kebiri.

Ketua DPRD Balikpapan dan Walikota Balikpapan pun saat ditanya wartawan, menjawab hal yang sama.

Baca juga: Bermula Perkenalan di Facebook, Siswi SMP PPU Jadi Korban Perbuatan Asusila Dosen Asal Balikpapan

Baca juga: Oknum Dosen Lakukan Pelecehan terhadap Anak SMP, Wabup PPU: Pukulan Telak bagi Dunia Pendidikan

Baca juga: Pengacara Beber Psikologi Oknum Dosen di Balikpapan yang Diduga Berbuat Asusila kepada Pelajar

Keduanya senada, mengusulkan agar penegak hukum memberikan hukuman kebiri jika memang AL terbukti melakukan pelecehan.

"Kalau memang yang bersangkutan ini terbukti bersalah, saya minta penegak hukum menghukum seberat beratnya," kata Ketua DPRD Balikpapan, Abdulloh.

Politisi Partai Golkar itu bahkan mengecam tindakan asusila yang dilakukan oleh oknum dosen tersebut.

Sebab, membuat citra buruk bagi dunia pendidikan di Kota Balikpapan. Ia pun tak segan untuk mengusulkan hukuman kebiri.

"Kalau perlu dikebiri saja yang begitu, kan sama saja dengan pedofil namanya," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved