Breaking News:

Virus Corona di Balikpapan

Klarifikasi Panitia Muhammadiyah, Bantah Jual Vaksin Rp 315 Ribu di Balikpapan

Panitia penyelenggara membantah penjualan vaksinasi sebesar Rp 315 ribu kepada warga. Hal tersebut diklarifikasi oleh pihak Muhammadiyah

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Rahmad Taufiq
TANGKAP LAYAR
Tangkapan layar video klarifikasi pihak Muhammadiyah melalui rekaman berdurasi 1 menit 39 detik yang kini tersebar di media sosial. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Panitia penyelenggara membantah penjualan vaksinasi sebesar Rp 315 ribu kepada warga.

Hal tersebut diklarifikasi oleh pihak Muhammadiyah melalui rekaman video berdurasi 1 menit 39 detik yang kini tersebar di media sosial.

Ketua Muhammadiyah Balikpapan, Muhammad Hendro menegaskan dugaan penjualan vaksinasi di pihaknya tidak benar.

"Itu tidak benar mbak," ujarnya saat dikonfirmasi TribunKaltim.co melalui pesan whatsapp, Rabu (15/9/2021).

Sementara itu dalam video klarifikasi yang beredar, Ketua Panitia Muhamadiyah Ahmad Lukman Hakim menjamin vaksinasi itu gratis.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Balikpapan Bagi Warga Binaan Lapas Klas IIA, 800 Dosis Disalurkan

Baca juga: Dugaan Jual Beli Vaksin Covid-19 Rp 315 Ribu, Dinkes Balikpapan Bakal Lapor Polisi

Baca juga: Harapan Bangsa Balikpapan Gelar Vaksinasi untuk Anak

Pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan Muhamadiyah di BSCC Dome Balikpapan dipastikan tidak dipungut biaya apapun.

Dengan begitu, pihaknya juga berterima kasih kepada Dinas Kesehatan Kota Balikpapan yang telah mendukung penyelenggaraan vaksinasi.

"Mudah-mudahan dengan vaksinasi ini dapat memberikan kebaikan dan kebermanfaatan dan menghindarkan Virus Corona di kota Balikpapan," terangnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Balikpapan memiliki bukti kuat dari pelaporan warga terkait indikasi penjualan vaksin sebesar Rp 315 ribu dalam sekali vaksin oleh oknum.

Adapun bukti yang didapat terkait penjualan vaksinasi berupa rekaman video dari penjual kepada pembeli yang akan membayar, serta penawaran format pendaftaran.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengungkapkan pihaknya juga telah melakukan klarifikasi ke panitia Muhamadiyah.

Terkait beredarnya penjualan vaksinasi oleh oknum panitia ke warga, pihak panitia Muhammadiyah pun membantah hal tersebut.

Baca juga: Kebut Capaian Vaksin Corona, Satgas Covid-19 Balikpapan Targetkan 50 Persen Pekan Ini

Sehingga, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan tetap melanjutkan vaksinasi yang dilaksanakan di BSCC Dome hari ini.

"Biarlah kalau ada oknum nanti akan diproses oleh pihak berwajib. Saat ini saya akan berkonsultasi dulu ke aparat hukum," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved