Breaking News:

Siswa Yayasan Pupuk Kaltim Ikuti Vaksinasi Tahap Pertama

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) dukung vaksinasi Covid-19 bagi siswa jelang pemberlakuan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas Pupuk Kaltim
PT Pupuk Kalimantan Timur dukung vaksinasi Covid-19 bagi siswa jelang pemberlakuan pembelajaran tatap muka terbatas. Salah satunya yang berlangsung di SMA Yayasan Pupuk Kaltim bagi 1.000 anak, terdiri dari 700 siswa SMA YPK dan 300 siswa SMA Bahrul Ulum. 

TRIBUNKALTIM.CO - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) dukung vaksinasi Covid-19 bagi siswa jelang pemberlakuan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Hal ini menindaklanjuti vaksinasi massal bagi 2.000 anak yang digelar Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Kaltim bersama Dinas Kesehatan Kota Bontang, Senin (13/9/2021).

Pemusatan vaksinasi salah satunya berlangsung di SMA Yayasan Pupuk Kaltim (YPK) bagi 1.000 anak, terdiri dari 700 siswa SMA YPK dan 300 siswa SMA Bahrul Ulum.

Baca juga: Tebar Manfaat Zakat, UPZ Pupuk Kaltim Salurkan Paket Sembako dan Bantuan Kesehatan bagi Warga Gusung

Dalam kegiatan vaksinasi ini, Pupuk Kaltim turut memberikan dukungan sarana dan prasarana senilai Rp 70 Juta.

SVP Umum Pupuk Kaltim, Ardi Harto Mulyo mengungkapkan, vaksinasi anak dan remaja sangat penting dilakukan agar pembentukan herd immunity anak yang termasuk dalam kelompok rentan terpapar Covid-19 semakin meningkat, sehingga dapat mengantisipasi risiko penularan dan mutasi virus.

Melalui vaksinasi, tubuh akan mampu mengenali virus dengan baik, sehingga dapat mengurangi dampak buruk maupun infeksi Covid-19.

"Dengan kegiatan vaksinasi ini, kami harap syarat untuk pembelajaran tatap muka terbatas dapat tercapai," kata Ardi.

Dirinya juga mengimbau orangtua dan anak didik yang telah mengikuti vaksinasi agar tetap menerapkan protokol kesehatan secara optimal, sebab untuk pelaksanaan PTM tak hanya bisa mengandalkan vaksin saja, namun penerapan protokol dan ketersediaan fasilitas kesehatan yang memadai juga harus dipastikan dengan baik.

"Untuk siswa yang telah menerima vaksin kami imbau untuk tetap menjaga kesehatan, serta mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan sebaik-baiknya. Sebab vaksin tidak hanya menyelamatkan diri sendiri saja, tapi juga orang lain," tambah Ardi.

Baca juga: Dukung Kesejahteraan Petani Jagung, Pupuk Kaltim Perluas Agro Solution di Kutai Kartanegara

Koordinator Wilayah BINDA Kota Bontang, Nicholaus Apriza mengatakan, pihaknya menyalurkan 2.000 dosis vaksin jenis Sinovac bagi pelajar Bontang dan 500 dosis untuk masyarakat umum.

Pada tahap ini, vaksin menyasar 4 sekolah di Bontang, salah satunya adalah SMA YPK.

"Sesuai arahan Presiden RI, BIN wajib berpartisipasi dalam pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar dan masyarakat, guna mengejar herd immunity dan mewujudkan Indonesia Sehat untuk Indonesia Hebat dalam mengatasi pandemi," kata Nico.

Walikota Bontang, Basri Rase menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan vaksinasi, yang diharap mampu mencapai target herd immunity di Kota Bontang.

Basri juga berpesan agar pelajar bersabar menunggu pelaksanaan PTM terbatas hingga vaksinasi tahap 2 dilaksanakan.

"Kami sampaikan terima kasih kepada BIN Kaltim atas pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar dan masyarakat Bontang, sehingga PTM terbatas bisa segera kita laksanakan," ucap Basri. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved