Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Canggih, Cukup 20 Menit untuk 1 Hektare, Indramayu Uji Coba Pemupukan Padi Pakai Drone

Inovasi di bidang pertanian terus dilakukan pemerintah untuk memaksimalkan produksi padi di Kabupaten Indramayu

Editor: Jonathan Roy

TRIBUNKALTIM.CO - Inovasi di bidang pertanian terus dilakukan pemerintah untuk memaksimalkan produksi padi di Kabupaten Indramayu.

Mengingat Kabupaten Indramayu sendiri merupakan daerah lumbung padi nasional dengan jumlah produksi terbanyak di Indonesia.

Terbaru, pemerintah Kecamatan Krangkeng melakukan uji coba penyemprotan pupuk dengan menggunakan pesawat tanpa awak atau drone.

Camat Krangkeng, Ali Alamudin mengatakan, dengan inovasi ini diharapkan wilayah Kecamatan Krangkeng yang merupakan daerah tadah hujan bisa juga berkembang pertaniannya seperti di kecamatan lain di Kabupaten Indramayu.

"Drone ini juga memiliki banyak keuntungan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat uji coba drone di lahan pertanian depan Kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Krangkeng, Kamis (16/9/2021).

Ali Alamudin menjelaskan, drone tersebut dilengkapi dengan teknologi penyemprot atau sprayer.

Cara kerjanya pun otomatis karena menggunakan teknologi modern.

Sehingga tanpa dikendalikan sekalipun, penyemprotan pupuk bakal lebih merata ke seluruh areal pertanian milik petani.

Selain itu, waktu yang dibutuhkan pun sangat singat.

Ali Alamudin mengatakan, jika pemupukan secara manual bisa memakan waktu seharian.

Namun apabila dengan menggunakan drone ini, untuk 1 hektare lahan pertanian bisa disemprotkan pupuk secara merata dalam waktu 20 menit saja.

"Ini juga upaya untuk menjaga tanaman padi dari serangan hama, jika secara disemprot secara merata, hama bisa diatasi dengan baik," ujarnya.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved