Breaking News:

Berita Kubar Terkini

Vonis 4 Terdakwa Kasus Korupsi DD Kampung Dasaq Kubar Diniliai Terlalu Rendah, JPU Ajukan Banding

Vonis hukuman yang dijatuhkan Pengadilan Negeri (PN) Samarinda kepada para terdakwa kasus tindak pidana korupsi anggaran Dana Desa (DD) di Kampung Das

Penulis: Zainul | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL MARSYAFI
Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kutai Barat, Iswan Noor (tengah) beserta jajarannya saat konferensi pers di Kantor Pengadilan Negeri Kutai Barat. TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL MARSYAFI 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Vonis hukuman yang dijatuhkan Pengadilan Negeri (PN) Samarinda kepada para terdakwa kasus tindak pidana korupsi anggaran Dana Desa (DD) di Kampung Dasak, Kecamatan Muata Pahu, Kabupaten Kutai Barat rupanya dinilai terlalu rendah oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Di mana, menurut JPU, pada persidangan yang dilakukan beberapa waktu lalu itu, hakim justru menjatuhkan vonis kepada para terdakwa di luar tuntutan JPU.

Kasi Pidsus Kejari Kubar, Iswan Noor menegaskan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Kutai Barat (Kubar) mengajukan banding atas vonis hakim Pengadilan Negeri Samarinda itu dalam kasus Tipikor DD di Kampung Dasaq, Kecamatan Muara Pahu, Kutai Barat.

Iswan Noor menjelaskan keputusan hakim terhadap 4 terdakwa dinilai terlalu rendah dari tuntutan JPU.

Padahal JPU menuntut 4 terdakwa yang merupakan aparat kampung itu dengan ancaman kurungan penjara maksimal 9 tahun.

Baca juga: 4 Terdakwa Dugaan Penyelewengan Dana Desa di Kutai Barat Dituntut 6 Tahun Penjara 

Baca juga: Dugaan Korupsi Dana Penyertaan Modal Perusda Kubar Rp 1,2 Miliar, Terdakwa Dituntut 9 Tahun

Baca juga: Sidang Kasus Dugaan Proyek Fiktif Tangki Timbun 2 Kali Tertunda, Dokter Beber Kesehatan Iwan Ratman

”Kami dari Kejaksaan Negeri Kutai Barat dalam hal ini sebagai penuntut umum melakukan upaya hukum yakni banding terhadap putusan yang diambil oleh majelis hakim pengadilan Tipikor. Di mana tuntutan kami berbeda dengan putusan Pengadilan Tipikor,” jelas Iswan Noor, jumat (17/9/2021).

Iswan membeberkan dalam tuntutannya JPU menjatuhkan hukuman penjara terhadap 4 terdakwa masing-masing 6 tahun kurungan dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan.

Selain itu para terdakwa diwajibkan membayar uang pengganti masing-masing Rp 123.155.565.

Apabila tidak mampu bayar maka hukuman penjara bertambah 3 tahun.

Namun dalam sidang putusan 1 September 2021, majelis hakim menjatuhkan vonis kepada 4 terdakwa dengan hukuman penjara antara satu sampai empat tahun penjara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved