Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

DLH Samarinda Harap TPS 3R Segiri Bisa Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Pemerintah kota Samarinda berencana membangun Tempat Pembuangan Sementara (TPS) 3R (Reduce, Reuse, Recycle) baru, yang tahapannya dimulai tahun ini

Penulis: Hanifan Ma'ruf | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Lokasi lahan rencana pembangunan TPS 3R Segiri, kelurahan Sidodadi, Kota Samarinda.TRIBUNKALTIM.CO/HO/Pemkot Samarinda 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA- Pemerintah kota Samarinda berencana membangun Tempat Pembuangan Sementara (TPS) 3R (Reduce, Reuse, Recycle) baru, yang tahapannya akan dimulai pada tahun ini.

Saat ini Pemkot Samarinda telah menentukan lokasi pembangunan TPS yang nantinya akan dibina oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tersebut di sekitar kawasan Pasar Segiri, Kelurahan Sidodadi.

Lokasi itu tepatnya berada di sebelah lokasi TPS umum Segiri yang selama ini menjadi pusat pembuangan sampah dari Pasar Segiri.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda, Nurrahmani mengatakan,  adanya TPS 3R di kawasan itu diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.

Karena selain petugas TPS 3R itu nantinya akan berasal dari Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) setempat, warga juga akan mendapatkan manfaat dari hasil penjualan sampah TPS 3R.

Baca juga: Seriusi Kelola Sampah, Pemkot Samarinda Bangun TPS3R di Sekitar Pasar Segiri

Baca juga: PHKT Gelar Pelatihan Kreasi Daur Ulang Sampah di Kecamatan Marangkayu

Baca juga: Sedimentasi Capai 2,5 Meter, Warga Jangan Buang Sampah Plastik di Sungai Kampung Bugis Tarakan

"Yang pasti kami akan siapkan petugas disana, KSM nya nanti juga kita bina, kita harap TPS 3R ini nantinya akan jadi bagian dari penghasilan mereka" ungkap Yama kepada TribunKaltim.Co, Sabtu (18/9/2021).

Beda fungsi dari TPS 3R dan TPS pada umumnya adalah, di TPS 3R nantinya, sampa-sampah yang didapatkan dari lingkungan setempat terutama Pasar Segiri akan dipilah antara sampah organik dan sampah kering.

Sampah organik nantinya akan diproduksi menjadi kompos, sedangkan sampah plastik serta sampah kering akan dijual kepada pengepul.

Yama mengemukakan saat pemkot sudah memulai kerjasama dengan Geo Trash Management (GTM), yang akan mengolah sampah menjadi bahan energi maka TPS 3R juga akan menjadi bagian dari pengelolaan bank sampah.

"Karena GTM berkomitmen untuk tidak mengambil sampah dari pengepul, tapi hanya mengambil sampah dari bank sampah, karena dianggap dapat memberdayakan masyarakat," ucapnya lebih lanjut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved