Breaking News:

Virus Corona di Balikpapan

Kirim Ratusan Sample ke Puslitbangkes, Satgas Covid-19 Balikpapan Waspada Varian MU

Satgas Covid-19 Kota Balikpapan terus mengirim sample untuk diperiksa di Puslitbangkes

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengaku Satgas Covid-19 Kota Balikpapan terus mengirim sample untuk diperiksa di Puslitbangkes.TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- Satgas Covid-19 Kota Balikpapan terus mengirim sample untuk diperiksa di Puslitbangkes.

Pemeriksaan sample Covid-19 itu dilakukan dengan teknik whole genome sequencing (WGS).

Juru bicara Satgas Covid-19 Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan, ini sebagai langkah meningkatkan kewaspadaan.

Salah satunya terhadap varian baru Covid-19 jenis MU yang memang belum terdeteksi di Indonesia, khususnya Balikpapan.

"Sample untuk diuji WGS tetap kita kirim. Sejauh ini sudah ada ratusan sampel, data pastinya akan saya cek lagi," ujarnya.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Keberlanjutan Pembelajaran Tatap Muka di Malinau

Baca juga: Jelang Kedatangan Jokowi, Gubernur Kaltara Targetkan Vaksinasi Covid Capai 80%, DPRD Sebut Realistis

Baca juga: Percepat Cakupan Vaksinasi Covid-19, Dandim 0903 Bulungan Sebut Berhasil Suntikan 7.400 Orang

Pengiriman sampel, lanjut wanita yang kerap disapa Dio itu, dimaksudkan untuk mendeteksi dini varian baru. Termasuk jenis MU.

“Puslitbangkes yang akan memeriksa, apakah ada ditemukan varian MU atau Delta. Jadi kami hanya mengirim saja untuk mengidentifikasi mutasi virus,” tambahnya.

Dinas Kesehatan Kota Balikpapan juga meningkatkan upaya 3T, yakni pengetesan, pelacakan, dan perawatan (testing, tracing, treatment).

Selain itu, Dinas Kesehatan Kota mengimbau kepada masyarakat untuk tidak abai dalam 5M, yakni memakai masker.

Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

Baca juga: Disdik Samarinda Terus Genjot Vaksinasi Covid-19 Bagi Pelajar, Beberapa Sekolah Menunggu Giliran

Pihaknya pun berharap ada pengetatan di sejumlah pintu masuk. Mengingat Kota Balikpapan sebagai pintu gerbang Kalimantan Timur.

"Memang kami harap pengetatan di jalur internasional. Kalau sudah sampai masuk ke Balikpapan setengah mati penanganannya," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved