Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Rimbun Air Urus Kompensasi Ahli Waris Mekanik Iswahyudi Asal Balikpapan

Jenazah almarhum Mekanik Rimbun Air, Utra Iswahyudi telah selesai dimakamkan di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Suasana prosesi pemakaman jenazah almarhum Iswahyudi di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Sabtu (18/9/2021). Pria ini merupakan Mekanik Rimbun Air yang menjadi salah satu korban kecelakaan pesawat di Papua.  

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Jenazah almarhum Mekanik Rimbun Air, Utra Iswahyudi telah selesai dimakamkan di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.

Isak tangis istri Dewi Agustina dan pihak keluarga turut mengiringi kepergian laki-laki berusia 41 tahun itu.

Almarhum Iswahyudi merupakah satu dari tiga kru pesawat Rimbun Air yang mengalami kecelakaan jatuh di Intan Jaya, Papua.

Chief Engineer selaku perwakilan Rimbun Air, Andi Nurhasan mengatakan saat ini pihak perusahaan tengah mengurus seluruh kompensasi yang bakal diterima ahli waris.

Baca juga: BERITA FOTO Jenazah Mekanik Rimbun Air Iswahyudi Tiba di Balikpapan

Baca juga: Tangis Pecah, Jenazah Mekanik Rimbun Air Iswahyudi Tiba di Balikpapan

Baca juga: Iswahyudi Mekanik Rimbun Air Dimakamkan, Keluarga Sempat Minta Buka Peti di Rumah Duka

“Saya tidak tahu persis detailnya. Tapi perusahaan sedang mengurus prosesnya. Biasanya berupa asuransi dan santunan,” ujarnya ketika ditemui di rumah duka, Sabtu (18/9/2021).

Sebagai informasi, mendiang Iswahyudi bergabung dengan Rimbun Air sejak Februari 2021. Selama bekerja, Andi menyebut Iswahyudi sangat kompeten.

"Beliau memang punya kapabilitas untuk menangani mesin pesawat Twin Otter 300. Selama menjadi teknisi juga tak pernah ada kendala dengan mesin pesawat,” terangnya.

Sementara itu, dua kru lain yakni untuk jenazah Kapten Pilot Mirza dan Kopilot Fajar sudah terlebih dulu dimakamkan.

Baca juga: Cerita Istri Mekanik Rimbun Air yang Jatuh di Papua, Telepon Terakhir Tanya soal Anak

"Kapten tadi malam dimakamkan, kopilot sudah lebih dulu,” ujar Andi Nurhasan.

Sebelumnya, saat masih berada di rumah duka pihak keluarga juga sempat meminta membuka peti jenazah untuk melihat almarhum terakhir kalinya.

Hanya saja pihak Rimbun Air tidak mengizinkan. Hal ini dikarenakan kondisi jenazah yang tidak memungkinkan untuk dilihat. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved