Breaking News:

Gaya Hidup

Tantangan Transportasi Darat Kala Pandemi, Pengusaha Kangaroo Travel Terpaksa Kurangi Karyawan

Tantangan Transportasi Darat Kala Pandemi, Pengusaha Kangaroo Travel Terpaksa Kurangi Karyawan

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Muhammad Umry Hazfirdauzy, Pemilik Kangaroo Travel.Tantangan Transportasi Darat Kala Pandemi, Pengusaha Kangaroo Travel Terpaksa Kurangi Karyawan. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA -  Tantangan Transportasi Darat Kala Pandemi, Pengusaha Kangaroo Travel Terpaksa Kurangi Karyawan

Momentum Hari Perhubungan Nasional tepat jatuh pada 17 September 2021 diharap menjadi titik awal kembalinya laju percepatan ekonomi di sektor moda transportasi darat oleh pelaku usaha.

Berbagai regulasi yang berkali-kali mengatur mobilitas orang untuk bepergian dianggap belum memberikan penumbuhan sektor bisnis transportasi

Muhammad Umry Hasfirdauzy misalnya, pelaku usaha moda transportasi darat antar kota dalam provinsi merasakan pukulan hebat di kala pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum jua berakhir.

Pemilik Kangaroo Travel yang melayani rute point to point Samarinda-Bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan ini mengakui, bahwa bisnis yamg dibangunnya mengalami pukulan yang sangat hebat karena pandemi.

Menurutnya hal ini harus disadari sebagai sebuah keadaan alam, yang tidak bisa diatasi sendiri. 

"Periode awal pandemi tidak boleh beroperasi, boleh beroperasi tetapi okupansi (penumpang) tidak boleh 100 persen, sedangkan perusahaan transportasi itu punya standar okupansi untuk memenuhi biaya. Misalnya, standart okupansi kita ini harus 50 persen agar kita bisa menutupi semua cost, berarti kalau kita hanya boleh mengakomodir 50 persen, kita ini cuman bisa ngatasi biaya (operasional), tetapi tanpa ada keuntungan," beber Firly saat ditemui dirumahnya.

Shuttle bus Kangaroo di Balikpapan
Shuttle bus Kangaroo di Balikpapan (TRIBUNKALTIM.CO/ Dwi Pradigdo Utomo)

Bincang-bincang reporter Tribun Kaltim saat menyambangi kediaman pria yang juga pernah menghidupkan industri kreatif di Jalan Juanda, Samarinda, dengan usaha kafenya ini makin intim.

Tantangan di sektor transportasi darat saat masa pandemi dengan berbagai terapan kebijakan juga masuk dalam materi perbincangan. 

Bahkan Firly langsung menyinggung regulasi dan pemberian berbagai relaksasi guna meringankan para pelaku usaha moda transportasi darat antar kota dalam provinsi bahkan keluar wilayah Kaltim yang menurutnya belum maksimal.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved