Breaking News:

Virus Corona di Malinau

Keterbatasan Internet jadi Pertimbangan Keberlanjutan Pembelajaran Tatap Muka di Malinau

Sejak pandemi Covid-19 membuat pelajar harus belajar secara daring atau online

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD SUPRI
Ilustrasi pembelajaran tatap muka. Sejak pandemi Covid-19 membuat pelajar harus belajar secara daring atau online. Khusus kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Malinau tentu saja menemui banyak kendala.  

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Sejak pandemi Covid-19 membuat pelajar harus belajar secara daring atau online. Khusus kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Malinau, tentu saja konsep daring tentu menemui banyak kendala. 

Sebelumnya Pemerintah Daerah bersama DPRD Malinau telah berkoordinasi dengan penyedia jasa layanan telekomunikasi di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara

Demikian diutarakan oleh Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Malinau, Wempi W Mawa kepada TribunKaltim.co pada Senin (20/9/2021) sore. 

Dia jelaskan, keterbatasan fasilitas dan sarana-prasarana pembelajaran menjadi satu dari sekian alasan pentingnya pembelajaran tatap muka atau PTM secara terbatas.

Baca juga: Tim Satgas Malinau Kebut Vaksinasi Covid-19 di Sekolah

Baca juga: Kadiskes Malinau Tegaskan Vaksin Bisa Meminimalisir Kematian karena Terpapar Covid-19

Baca juga: Pasien Covid-19 Dirawat Sisa 8 Kasus, BOR di RSUD Malinau Turun Jadi 15,69 Persen

Selain itu, untuk membentuk kebiasaan, agar peserta didik menyesuaikan diri dengan protokol kesehatan di sekolah.

Konsep PTM terbatas merupakan salah satu cara, supaya peserta didik terbiasa dan membiasakan diri dengan perkembangan saat ini.

"Edukasi menjadi penting, selain terkait pembelajaran juga edukasi protokol kesehatan Covid-19," katanya.

Saat ini, vaksinasi pada para peserta didik telah dilaksanakan di sejumlah sekolah di Kabupaten Malinau.

Baca juga: Rata-rata Pasien Rawat di RSUD Malinau Belum Vaksin Covid-19

"Menyasar satuan pendidikan jenjang SMP dan SMA atau sederajat," tuturnya.

Rencananya, Dinas Kesehatan P2KB Malinau akan mendistribusikan 1.200 vial vaksin CoronaVac untuk pelaksanaan vaksinasi peserta didik di sekolah. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved