News Video

NEWS VIDEO TNI-Polri Antisipasi Potensi Gangguan Keamanan PON XX Papua dari KKB

Petugas gabungan TNI-Polri mengantisipasi potensi gangguan keamanan dengan memantau pergerakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua

Editor: Jonathan Roy

TRIBUNKALTIM.CO - Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua akan segera digelar.

Petugas gabungan TNI-Polri mengantisipasi potensi gangguan keamanan dengan memantau pergerakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Ribuan personel gabungan pun didatangkan, untuk mengamankan gelaran acara.

Kapolres Mimika, AKBP IGG Era Adhinatan mengatakan, selain potensi gangguan KKB, ada juga potensi gangguan keamanan lain.

Dikutip dari Tribun-Papua.com, gangguan lain tersebut berasal dari gesekan antarkelompok suku dan lainnya yang selama ini kerap terjadi di Mimika.

"Kita semua sudah tahu Timika itu rawan sekali potensi konflik atau gesekan antarsuku dan lainnya. Maka sekecil apa pun gesekan itu harus diselesaikan pada jam itu juga, tidak boleh menunggu sampai satu hari atau berhari-hari," ujarnya.

Era menyebut, ancaman gangguan KKB sudah mulai berkurang karena sebagian besar anggota KKB yang sempat tinggal di wilayah Tembagapura sudah kembali ke daerah asalnya.

Kendati demikian, aparat TNI-Polri akan terus mewaspadai keberadaan KKB.

"Walaupun sebagian besar kelompok itu sudah keluar dari wilayah Kabupaten Mimika, tetapi kami masih terus memantau ketat pergerakan mereka. Kami akan memperketat pengamanan di titik-titik rawan perlintasan mereka," kata Era Adhinata.

Untuk mengamankan PON XX Papua di Klaster Kabupaten Mimika, TNI dan Polri mengerahkan sebanyak 1.500 personel yang terdiri atas 997 personel Polri dan 485 personel TNI.

Khusus Polri, sebanyak 432 personel didatangkan dari luar, yaitu 400 personel Brimob Polda Sulut, Polda Kalimantan Tengah, dan beberapa polda lainnya, serta ditambah 32 personel Polres Asmat.

"Pasukan BKO yang didatangkan dari luar dan sudah tiba di Timika, yaitu Brimob Polda Sulut sebanyak 100 personel. Dalam waktu dekat akan tiba lagi Brimob BKO Polda Kalteng dan Polda yang lainnya," katanya.

Seperti diketahui, perhelatan PON XX Papua akan dilaksanakan pada 2-15 Oktober 2021.

Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) PON XX Papua, Mayjeng TNI (Purn.) Dr. Suwarno mengatakan, ajang olahraga tertinggi nasional tersebut akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo.

"Acara akan dibuka oleh presiden, waktunya tanggal 2 jam 19.00 kita berharap di situ tidak akan lama, paling satu setengah jam akan selesai mencakup ini semuanya," ujar Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) PON XX Papua, Mayjeng TNI (Purn.) Dr. Suwarno(*)

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved