Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Wapres Ma'ruf Amin 'Bocorkan' Panglima TNI Pengganti Hadi Tjahjanto, Ternyata Bukan Andika Perkasa

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa dan KSAL Laksamana Yudo Margono, dua sosok yang berpotensi kuat menjadi Panglima TNI

Kolase IST
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Belum lama ini Wakil Presiden Ma'ruf Amin keseleo lidah menyebut nama Panglima TNI yang baru. 

TRIBUNKALTIM.CO - Tidak lama lagi prajurit TNI memiliki pimpinan baru, setelah masa pensiun Marsekal Hadi Tjahjanto tinggal menghitung bulan.

Sejumlah rumor beredar mengenai calon pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI.

Setidaknya terdapat dua nama populer yang digadang-gadang bakal menjadi orang nomor satu di jajaran TNI.

Di antaranya, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Yudo Margono.

Di tengah isu siapa yang bakal menjadi Panglima TNI pengganti Marsekal Hadi yang segera pensiun, nama Laksamana Yudo Margono tiba-tiba jadi perhatian.

Perwira yang kini menjabat Kepala Staf TNI AL tersebut mendapat perhatian publik setelah Wakil Presiden Ma'ruf Amin keseleo lidah menyebut Yudo sebagai Panglima.

Baca juga: Inilah 2 Sebab Peluang Jenderal Andika Perkasa Jadi Panglima TNI Kian Menipis

Baca juga: Siapa Sosok Pengganti Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto? Puan Yakin Ada Surpres dalam Waktu Dekat

Baca juga: Bursa Calon Panglima TNI, Peluang Jenderal Andika Perkasa & Wapres Salah Sebut, Sinyal dari Istana?

"Hari ini saya hadir di Pondok Pesantren An Nawawi Tanara, Serang, Banten untuk mengikuti vaksinasi yang diselenggarakan oleh TNI Angkatan Laut bersama dengan pemerintah daerah. Dan ada Bapak Panglima hadir di sini. Eh, Bapak KSAL," ujar Ma'ruf dalam sebuah video yang beredar.

Masduki Baidlowi, Juru bicara Wapres, yang hadir dalam acara itu menimpali pernyataan Ma'ruf Amin. "Doa itu, Pak," ujarnya, seperti dilansir dari Tribunnews.com berjudul Wapres Keseleo Lidah Sebut Laksamana Yudo Panglima TNI, Indikasi Kuat Istana Telah Tentukan Nama?

Belakangan, Masduki mengklarifikasi bahwa pernyataan Ma'ruf hanya salah ucap biasa dan meminta tak dianggap serius.

Meski demikian, 'salah ucap' Wapres tersebut, oleh banyak pihak, bisa diartikan sebagai indikasi kuat tentang siapa yang bakal dipilih Jokowi menjadi Panglima TNI.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved