Selasa, 21 April 2026

Bayi Dikubur dalam Pot Bunga

Penemuan Jasad Bayi 9 Bulan di Samarinda, Ditanam dalam Pot Bunga

Rupanya jasad yang ditemukan di dalam pot bunga di dalam kamar kos bernomor 202, bukan lagi janin

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
NA (25), ibu bayi saat dievakuasi di dalam kamar kos di Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (22/9/2021). Kini NA menjalani perawatan di RSUD AW Syahranie Samarinda. TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Rupanya jasad bayi yang ditemukan di dalam pot bunga salah satu kamar kos bernomor 202 di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, bukan lagi janin.

Melainkan sudah berusia 9 bulan yang sebentar lagi harusnya terlahir ke dunia.

Hal itu diungkapkan oleh Kasubnit Inafis Polresta Samarinda, Aipda Harry Cahyadi kepada TribunKaltim.co pada Rabu (22/9/2022).

Bahwa berdasarkan hasil olah TKP awal, bayi tersebut berjenis kelamin perempuan, yang sudah berusia 9 bulan.

Baca juga: BREAKING NEWS Warga Samarinda Ulu Digegerkan Penemuan Janin Bayi di Rumah Kos

Baca juga: Kronologi Penemuan Janin di Sebuah Kamar Indekos Daerah Samarinda Ulu

Baca juga: ‎Penemuan Bayi di Tumpukan Barang Bekas

Dan dari pengakuan ibu bayi (NA) memang hendak menggugurkan kandungannya.

"Iya, dia malu, karena bayi ini bukan dari hasil pernikahan, sehingga dia berusaha menggugurkan kandungannya, dengan cara mengkonsumsi obat-obat keras, yang dicampur dengan minuman bersoda," ungkapnya.

Jasad bayi tersebut di kosan daerah Jalan Wolter Mongisidi, Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu, pada pukul 17.00 Wita.

Akibat dari tindakannya tersebut, pelaku mengalami pendarahan dan pecah ketuban, kemudian bayi tersebut pun dikeluarkan dengan paksa di kamar indekosnya tersebut.

Baca juga: UNIK Penemuan Bayi Perempuan di Surabaya, Keluarga Pesan Anaknya Sudah Diberi Nama, Ini Panggilannya

Namun, lebih lanjut Aipda Harry Cahyadi menerangkan, Unit Inafis akan melakukan visum dan autopsi terhadap jasad bayi malang tersebut.

Tentu saja untuk mengetahui apakah bayi meninggal usai dilahirkan atau dilahirkan memang dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

"Jadi, anaknya ini ditemukan dalam pot bunga (berwarna hijau) berukuran 25 liter, yang dibungkus dengan kain jilbab, kemudian ditimbun dengan tanah," bebernya.

"Selain bayinya, kita juga akan melakukan visum terhadap ibunya," imbuhnya.

Baca juga: Kasus Penemuan Bayi di Toilet Masjid Sepinggan Raya Balikpapan, Polisi Sulit Lacak Identitas Pelaku

Aipda Harry Cahyadi juga mengatakan, sebenarnya malam ini, rencananya ibu bayi tersebut akan membawa jasad bayinya untuk dimakamkan secara layak.

"Namun, sebelum niatnya terlaksana, pihak Kepolisian sudah lebih dulu mengetahui," sambungnya.

"Untuk rencana visum dan autopsi sendiri diagendakan akan dilaksanakan pada Kamis (23/9/2021) di RSUD A.W.Sjahranie, Samarinda," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved