Breaking News:

Virus Corona di Kukar

Kabupaten Kutai Kartanegara Masih Level 4, PPKM Dilanjutkan Selama Dua Pekan

Pemerintah Pusat kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di 10 kabupaten/kota luar Pulau Jawa-Bali

Penulis: Aris Joni | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI
Sekda Kutai Kartanegara, Sunggono. TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Pemerintah Pusat kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di 10 kabupaten/kota luar Pulau Jawa-Bali.

Perpanjangan PPKM berlaku dari tanggal 21 September-4 Oktober 2021. Sementara, dari 10 kabupaten/kota yang masih berada di level 4 di Katim hanya Kota Balikpapan dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono mengatakan, PPKM Level 4 di Kabupaten Kukar masih terus berlanjut selama dua pelan, dan dalam penerapannya ada sedikit perubahan kebijakan. Perubahannya nanti akan disampaikan kepada masyarakat melalui surat edaran (SE) Bupati.

“Insya allah kami akan buatkan surat edaran perubahan yang baru,” katanya.

Lanjut dia, ada beberapa kebijakan yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah, salah satunya pemberlakuan jam malam untuk pelaku UMKM.

Baca juga: Kukar dan Balikpapan Masih PPKM Level Empat, Ini Kata Wagub Kaltim

Baca juga: Gubernur Kaltim Heran Kenapa Balikpapan dan Kukar Belum Masuk PPKM Level 3

Baca juga: Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Wabup Kukar Tinjau Vaksinasi Pelajar

Terkait angka kasus Covid-19 turun signifkan namun masih PPKM Level 4, Sunggono menjelaskan berdasarkan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Menteri Koordinator Perekonomian.

Ia menambahkan, belum diturunkan level PPKM di Kukar karena mobilitas di Kukar masih sangat tinggi, seperti masuknya tenaga kerja dari luar ke Kukar.

“Mobilitas di Kukar masih tinggi, sama dengan Balikpapan,” ungkapnya.

Oleh karenanya, pemerintah pusat khawatir akan terjadi klaster keluarga, sehingga dengan melandainya kasus, nantinya akan terjadi lonjakan kembali. Hal ini sebagai antisipasi sedini mungkin, sehingga menekan pertumbuhan Covid-19 di Kukar.

“Makanya kata beliau, enggak usah dipikirkan masalah level tapi yang penting adalah sudah sangat terjaga,” pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved