Breaking News:

Virus Corona di Kaltim

Wagub Kaltim Hadi Mulyadi Persilahkan Lakukan Pembelajaran Tatap Muka, Tapi Ini Syaratnya

Dari data Satgas Covid-19 Kaltim tambahan kasus hanya mencapai 140 kasus. Bahkan beberapa daerah pun mengalami penurunan kasus

TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO
Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi ketika hadiri vaksinasi massal di mal Lembuswana, Kamis (23/9/2021). Dalam kesempatan tersebut Hadi Mulyadi mempersilahkan sekolah membuka kegiatan pembelajaran tatap muka. TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Kasus Covid-19 di Kalimantan Timur terus mengalami penurunan.

Dari data Satgas Covid-19 Kaltim tambahan kasus hanya mencapai 140 kasus. Bahkan beberapa daerah pun mengalami penurunan kasus.

Sehingga level PPKM pun turut turun. Seperti Kota Balikpapan dan Kutai Timur yang masuk ke dalam PPKM level dua.

Bahkan beberapa daerah lainnya pun sudah masuk level tiga.

Melihat hal tersebut kemungkinan pembelajaran tatap muka (PTM) dapat bergulir.

Menurut Wakil Gubenur Kaltim Hadi Mulyadi, Kamis (23/9/2021) mengatakan PTM dapat dilaksanakan baik tingkat SD SMP maupun SMA.

Baca juga: THM Boleh Beroperasi di Bontang, Syaratnya Ajukan Surat Permohonan kepada Satgas Covid-19

Baca juga: Binda Kaltim Kembali Distribusikan 2000 Dosis Vaksin Covid-19 untuk Masyarakat Paser

Baca juga: Polres Kukar Salurkan Bantuan 10 Ton Beras untuk Terdampak Covid-19, Tiap Warga Dapat 5 Kg

Hanya saja pihak sekolah harus memenuhi beberapa persyaratan agar dapat melaksanakan PTM.

"Syaratnya pertama semua guru sudah divaksin, kedua hanya menggunakan separuh kapasitas ruangan kelas. Kemudian menggunakan kurikulum darurat dan waktu pembelajaran separuh dari biasanya. Dan terakhir izin wali murid," ujar Hadi Mulyadi.

Meskipun Gubernur Isran Noor belum memberikan keputusan, Hadi Mulyadi mempersilahkan saja.

Sebab berdasarkan keputusan dari Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan pembelajaran diperbolehkan asal memenuhi standar protokol kesehatan yang ditetapkan.

Baca juga: Covid-19 di Kaltim Terus Turun, Gubernur Kaltim Isran Noor Masih Menimbang Buka Kawasan Publik

"Boleh SMP dan SMA. Kata pak Gubernur nanti saja, tapi dari Menko diminta membuka asal memenuhi lima syarat," ucap Hadi Mulyadi. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved