Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Penertiban Pedagang Pasar Pandansari Ricuh, Satpol PP Balikpapan Klaim Hanya Salah Paham

Penertiban di kawasan Pasar Pandansari sempat menuai keributan. Sejumlah pedagang protes karena menganggap tidak adil.

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di area luar Pasar Pandansari.TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- Penertiban di kawasan Pasar Pandansari sempat menuai keributan.

Sejumlah pedagang protes karena menganggap tidak adil.

Dikonfirmasi, Kepala Satpol PP Kota Balikpapan, Zulkifki mengatakan hanya terjadi kesalahpahaman antar pedagang.

Namun, permasalahan tersebut dianggap sudah selesai dan menemukan solusi usai mempertemukan pedagang di Pasar Pandansari.

"Miskomunikasinya mereka saling tunjuk. Setiap pedagang sebenarnya sudah kita beri pengertian dengan model penertiban yang kita lakukan," ujarnya, Sabtu (25/9/2021).

Baca juga: Kasatpol PP Samarinda Akui Penertiban Pasar Segiri karena Ada Hubungannya dengan Kedatangan Jokowi

Baca juga: Camat Samarinda Ulu Tegaskan Penertiban di Pasar Segiri Sudah Melalui Prosedur

Baca juga: Informasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Pasar Segiri Samarinda Diduga Bocor

Sebelumnya, pada Kamis lalu, sebanyak 339 lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Pandansari kembali dibongkar.

Kegiatan pembongkaran ini merupakan tindak lanjut dari upaya penertiban kawasan Pasar Pandansari di area Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos).

Dalam penertiban tersebut, sempat terjadi ketegangan antara petugas penertiban dan PKL Pasar Pandansari.

Sebab, PKL Pasar Pandansari tidak ingin lapaknya dibongkar.

Zulkifli memahami, PKL yang berjualan di area tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved