Aplikasi
Fitur Last Seen WhatsApp Bakal Diperbarui, bisa Pilih Lebih Detail
Fitur Last Seen WhatsApp bakal diperbarui, bisa lebih detail. Akan seperti apa update dari fitur Last Seen di WhatsApp, sementara hadir di versi beta.
TRIBUNKALTIM.CO - Fitur last seen di WhatsApp bakal diperbarui, pengguna WA bisa memilih lebih detail.
Aplikasi bertukar pesan WhatsApp kembali meningkatkan fitur keamanan di platformnya.
Aplikasi anak perusahaan Facebook ini dilaporkan baru saja merilis fitur terbaru di WhatsApp Beta.
Apakah WhatsApp Beta?
Ini merupakan aplikasi resmi yang dihadirkan untuk menguji coba sejumlah fitur baru sebelum benar-benar disebarluaskan.
Melansir dari WABetaInfo, fitur anyar ini merupakan pembaruan dari fitur "Last Seen" yang sudah ada sejak beberapa tahun lalu.
Dikutip TribunKaltim.co dari nextren.grid.id, update itu pun diketahui lebih dulu terjadi untuk pengguna iOS sekitar 3 minggu lalu.
Dan kali ini, pembaruan fitur "Last Seen" hadir pada WhatsApp Beta versi 2.21.20.10 bagi sistem operasi Android.
Baca juga: Sejumlah Cara Menyadap WhatsApp lewat Google, Bisa Juga Buat Cek Lokasi Pasangan
Baca juga: Kumpulan Nada Dering WhatsApp yang Lucu, Bisa Pilih sesuai Selera dan Cara Menggantinya
Baca juga: Cara Cek Ponsel yang tak Bisa Pakai WhatsApp Mulai 1 November 2021, Ada Solusinya
Bagi kamu pengguna lama WhatsApp pun nampak sudah tahu terkait fitur tersebut.
"Last Seen" berguna untuk mengatur akses orang-orang yang ingin memantau aktivitas online kita di WhatsApp.
Untuk pembaruannya sendiri, WhatsApp tercatat akan memberikan tampilan opsi baru dari sebelumnya.
Secara tidak langsung, pembaruan ini nampak seperti apa yang dihadirkan WhatsApp untuk opsi ketika kamu ingin memposting status.
Jadi kamu bisa menentukan kontak-kontak mana saja yang bisa melihat aktivitasmu di WhatsApp.
Dengan begitu, kontak yang terpilih bisa dengan mudah mengetahui kapan terakhir kamu membuka aplikasi WhatsApp.
Laporkan Pesan WhatsApp yang Mengganggu
Ada fitur baru WhatsApp yakni Message Reporting, yang berguna untuk melaporkan pesan yang menganggu.
Baca juga: Pasangan Sering WhatsApp Siapa Sih? Cara Cek Kontak WA yang Dihubungi, Aman dan Nggak Perlu Sadap WA
Lewat fitur Message Reporting ini, pengguna WhatsApp bisa spesifik melaporkan pesan yang dianggap mengganggu.
Dikutip TribunKaltim.co dari nextren.grid.id, situs WABetaInfo dalam cuitannya di Twitter, Selasa (21/9/2021) mengungkap fitur baru WhatsApp ini.
"Beberapa penguji beta sekarang dapat report pesan tertentu," demikian ditulis calam cuitan WABetaInfo.
Dalam keterangannya, WA Betainfo menilai bahwa kehadiran fitur report pesan tersebut sama seperti apa yang sudah ditetapkan aplikasi versi Beta yang terbaru di iOS.
Dengan begitu, kemungkinannya, ini adalah tampilan fitur baru WhatsApp yang akan diboyong ke smartphone dengan sistem operasi Android.
Untuk versi aplikasinya sendiri, WABetaInfo mengungkap adanya dua versi yang berbeda antara Android dan iOS.
Para pengguna iOS dapat menemukan fitur "Messages Reporting" dapat menemukannya di WhatsApp Beta versi 2.21.190.12.
Sedangkan untuk perangkat Android, fitur baru itu ada di aplikasi versi beta 2.21.20.1.
Lalu seperti apa tampilan dari fitur "Message Reporting" di WhatsApp?
Kembali melansir dari WABetaInfo, diungkap bagaimana tampilan fitur baru yang sedang dikembangkan oleh WhatsApp.
Dapat dilihat bahwa "Message Reporting" dapat membuat kita melaporkan beberapa pesan secara spesifik.
Namun, pesan-pesan yang disenonoh pun bisa dilaporkan, guna bisa ditindaklanjuti oleh pihak WhatsApp.
"Saat Anda melaporkan kontak, pesan terbaru diteruskan ke WhatsApp, untuk alasan moderasi, sehingga mereka dapat memahami konteksnya untuk memutuskan apakah penerima harus diblokir," tulis WABetaInfo dalam keterangan.
Dengan begitu, diharapkan keberadaan fitur "Message Reporting" akan meningkatkan keamanan ketika memilih WhatsApp sebagai aplikasi berbagi pesan utama.
Tapi perlu diingat bahwa keberadaan fitur baru WhatsApp ini masih hanya ada di aplikasi versi beta.
Belum ada informasi lebih lanjut terkait jadwal rilis fitur di versi original.
WhatsApp Segera Rilis Fitur Backup Pesan Anti Intip
Beberapa waktu lalu, WhatsApp telah melakukan uji coba fitur lapisan keamanan enkripsi ujung ke ujung ( end-to-end encryption / E2EE) untuk percakapan yang dicadangkan (backup) di penyimpanan awan (cloud).
Dengan adanya lapis keamanan ini, maka backup pesan atau chat WhatsApp yang tersimpan di layanan cloud seperti Google Drive dan iCloud, hanya bisa diakses dan dilihat oleh si pengirim dan penerima pesan saja.
Secara teori, kehadiran E2EE di penyimpanan awal ini berarti pihak ketiga mana pun, termasuk WhatsApp, penyedia layanan Cloud, bahkan peretas tidak bisa mengintip isi pesan WhatsApp yang tersimpan di Cloud.
Simak selengkapnya mengenai fitur anti intip WhatsApp untuk pesan yang tersimpan di Cloud.
CEO Facebook, Mark Zuckerberg menyampaikan soal tambahan fitur keamanan WhatsApp ini melalui postingan di Facebook.
"Kami menambahkan lapisan privasi dan keamanan lain ke WhatsApp: opsi enkripsi ujung ke ujung untuk backup chat yang dipilih pengguna untuk disimpan di Google Drive atau iCloud," tulis Zuckerberg seperti dikutip TribunKaltim.co dari kompas.com.
"Dengan ini, WhatsApp menjadi layanan perpesanan global pertama yang menawarkan perpesanan dan pencadangan chat terenkripsi ujung ke ujung," lanjut dia.
Fitur opsional
Sebenarnya, sistem keamanan enkripsi dari ujung ke ujung ini bukanlah barang baru di WhatsApp.
Namun dulu, sistem keamanan ini hanya tersedia secara default untuk melindungi isi chat yang ada di dalam platform WhatsApp.
Saat dicadangkan ke cloud, chat tidak lagi dilindungi enkripsi dari ujung ke ujung dari WhatsApp.
Baca juga: Cara Menyadap WA Pasangan di HP Kita, Ada Aplikasi untuk Pemula Sadap WhatsApp
Melainkan chat akan diamankan oleh masing-masing penyedia layanan cloud yang dipilih pengguna ketika melakukan backup chat WhatsApp.
Namun sekarang, pengguna bisa memilih mengamankan percakapan yang disimpan di Cloud dengan sistem keamanan end-to-end encryption yang sama.
Bedanya, E2EE untuk backup chat akan menjadi fitur opsional, tidak diterapkan secara default oleh WhatsApp.
Artinya, pengguna bisa memilih untuk mengaktifkan fitur ini atau tidak.
Ketika memilih untuk mengaktifkan fitur E2EE untuk backup chat, pengguna harus menyimpan kunci enkripsi 64 digit secara manual, atau dengan menggunakan password yang terdiri dari kombinasi huruf kecil dan angka.
Kunci enkripsi ini menjadi elemen penting yang harus dijaga oleh pengguna, karena akan digunakan untuk membuka kunci, dan mengakses backup chat pengguna di cloud, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari AndroidHeadlines, Selasa (14/9/2021).
Makanya, pengguna perlu hati-hati.
Jika pengguna lupa dengan password yang telah dipasang untuk akses dan dekripsi backup chat, WhatsApp tidak bisa membantu mengingatnya.
Setelah diuji coba ke pengguna beta, WhatsApp mengumumkan lapisan keamanan end-to-end encryption pada backup chat WhatsApp akan segera hadir untuk pengguna iOS dan Android dalam waktu dekat.
Kita tunggu saja.
Baca juga: Cara Sadap WhatsApp dari Jarak Jauh, Pas Banget buat Kamu yang Lagi LDR sama Pasangan
Baca juga: Ada di WhatsApp, Apa Arti Emoji Monyet Menutup Mata, Telinga dan Mulut? Kebijakan dari Petuah Kuno
Baca juga: Cara Bikin Sound of Text WhatsApp di iPhone dan Android, Buat Suara Google Berbagai Aksen & Bahasa
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/fitur-last-seen-whatsapp-bakal-diperbarui-bisa-pilih-lebih-detail.jpg)