Breaking News:

Rehabilitasi Gua Maria di Kutai Timur Telah Selesai, Masyarakat Dapat Beribadah Lebih Nyaman

Pada 30 September 2021. umat Katolik di Desa Nehas Liah Bing, Kecamatan Muara Wahau, kini dapat kembali beribadah di Gua Maria yang berdampingan

Editor: Diah Anggraeni
HO/Sinar Mas Agribusiness and Food
Umat Katolik di Desa Nehas Liah Bing, Kecamatan Muara Wahau, kini dapat kembali beribadah di Gua Maria yang berdampingan langsung dengan kebun Sinar Mas Agribusiness and Food. 

TRIBUNKALTIM.CO – Pada 30 September 2021, umat Katolik di Desa Nehas Liah Bing, Kecamatan Muara Wahau,
kini dapat kembali beribadah di Gua Maria yang berdampingan langsung dengan kebun Sinar Mas
Agribusiness and Food setelah selesai direhabilitasi.

Proses rehabilitasi yang melibatkan perusahaan dan paroki setempat telah dilaksanakan sejak April 2020.

Baca juga: Sinar Mas Agribusiness and Food Gelar Baksos, Pengobatan Bagi 1000 Warga Kutim

Upaya rehabilitasi ini dilakukan selain untuk memudahkan warga beribadah, juga untuk merawat kelestarian alam yang ada di Kutai Timur.

Pengembangan fasilitas dan rehabilitasi Gua Maria dilakukan di beberapa sisi tanpa mengubah struktur asli
dari gua tersebut.

Rehabilitasi dilakukan pada pengaturan tempat duduk jemaat, altar gereja, fasilitas sanitasi, pembangunan patung Bunda Maria, hingga pembangunan guest house untuk muda-mudi Katolik.

Sementara keindahan batu stalaktit dan stalagmit yang ada di langit-langit dan lantai gua dipertahankan
seperti semula.

Baca juga: Bupati Kutai Timur Letakkan Batu Pertama Pembangunan Kantor Desa Persiapan Bukit Pandan Jaya

CEO Sinar Mas Agribusiness and Food Wilayah Kalimantan Timur, Suryanto Bun menyampaikan kebahagiaannya dengan selesainya proses rehabilitasi Gua Maria sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar.

"Kami berharap upaya ini menjadi langkah bersama antara perusahaan, masyarakat adat, dan pihak paroki untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam setempat," ujarnya.

Gua Maria digunakan oleh Paroki Nehas Liah Bing dan Long Betuq untuk beribadah, karena lokasi dan keunikannya.

Banyak warga serta pekerja dari luar Kutai Timur berkunjung serta beribadah di sana.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved