Breaking News:

Berita Kubar Terkini

10 Kelompok Tani di Kecamatan Bentian Besar Kubar Terima Bantuan Pupuk Cair

Sebanyak 10 kelompok tani di Kecamatan Bentian Besar, Kabupaten Kutai Barat kembali mendapat bantuan pupuk cair dari Dinas Pertanian

Penulis: Zainul | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Penyerahan pupuk tanaman kepada perwakilan 10 kelompok tani di wilayah Kecamatan Bentian Besar oleh Dinas Pertanian (Distan) Kutai Barat.TRIBUNKALTIM.CO/HO/Distan Kubar 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR- Sebanyak 10 kelompok tani di Kecamatan Bentian Besar, Kabupaten Kutai Barat kembali mendapat bantuan pupuk cair dari Dinas Pertanian.

Bantuan pupuk cair tersebut berjumlah 5.000 liter dan secara simbolis diberikan kepada perwakilan kelompok tani, dengan harapan sektor pertanian di wilayah Kutai Barat terus maju dan berkembang guna mendukung ketersediaan bahan pangan pada masa pandemi. 

Kabid Perkebunan Distan Kubar, Setianus mengatakan, saat ini lahan pertanian yang yang tersebar di Kecamatan Bentian Besar sudah mencapai 500 hektare dan diharapkan lahan tersebut terus diperluas terlebih lagi, di wilayah Kecamatan Bentian Besar masih banyak terdapat lahan tidur (lahan kosong tidak dimafaatkan).

"Pupuk ini ada masa kadaluwarsanya jadi harus segera digunakan, jangan sampai hanya menjadi pupuk tiang rumah," ungkap Setianus usai penyerahan pupuk di kantor penyuluhan pertanian Kecamatan Bentian Besar, Kamis (30/9/2021).

Baca juga: CPNS Kubar, Jaringan Internet Terjadi Gangguan Koneksi saat Tes SKD, Telkom Siap Antisipasi

Baca juga: CPNS Kubar, Jaringan Internet Alami Gangguan Koneksi, Ribuan Peserta SKD Panik dan Keluar Ruangan

Baca juga: TVRI Silaturahmi dengan Pemkab Kubar, Bupati Ajak Bersama Perangi Hoax

Setinus mengatakan sebelumnya pihaknya juga telah menyalurkan bantuan pupuk serupa dibeberapa kelompok tani lainnya, salah satunya kelompok tani yang ada di Kecamatan Melak. 

Dimana para kelompok tani di Kecamatan Melak kata Septianus telah menggunakan pupuk cair tersebut,  bahkan mereka berhasip memperbanyak jumlah pupuk tersebut dari satu liter menjadi 20 liter dengan cara diolah kembali menggunakan campuran air dengan takaran tertentu. 

"Di sana (Kecamatan Melak) mereka sudah menggunakan dan bisa jadi pupuk hayati untuk penggunaan satu tahun ke depan. Mau dijadikan lebih banyak lagi jiga bisa tinggal dilipatkan lagi campurannya," sebutnya. 

Pemberian bantuan pupuk kepada para kelompok tani tersebut merupakan upaya pemerintah Kutai Barat, dalam mewujudkan ketahanan pangan dan upaya memenuhi kebutuhan pangan sebagai daerah penyangga ibukota negara baru (IKN) di Kalimantan Timur. 

Baca juga: Gelar Operasi Yustisi, Polsek Penyinggahan Kubar Berbagi Masker ke Warga

Sementara itu, para petani mengaku samgat bersyukur pada masa pandemi saat ini pemerintah juga ikut ambil bagian, dalam membantu meringankan bebeban para petani dengan memberikan bantuan pupuk tanaman.

"Tentu saja kami sangat bersyukur karena adanya bantuan pupuk ini tidak lagi keluar biaya beli pupuk. Kami sangat terima kasih kepada pemerintah yang sudah peduli dengan nasib petani dimasa-masa sulit seperti ini karena pandemi, " ungkap Katiren, salah satu petsni tomat di Kecamatan Bentian Besar. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved