Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Berjalan Satu Bulan, Berikut Realisasi Anggaran Program SOA Penumpang di Kaltara

Pelaksanaan subsidi ongkos angkut atau SOA penumpang di Provinsi Kalimantan Utara atau Kaltara telah berlangsung.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAMI
Maskapai SAM Air dengan tipe pesawat pilatus saat berada di Bandara Tanjung Harapan Tanjung Selor, sebagai salah satu armada yang melaksanakan subsidi ongkos angkut atau SOA Penumpang di Kalimantan Utara. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pelaksanaan subsidi ongkos angkut atau SOA penumpang di Provinsi Kalimantan Utara atau Kaltara telah berlangsung selama satu bulan.

Sejak diresmikan pada bulan Agustus lalu, SOA penumpang dilayani oleh dua maskapai penerbangan perintis. Yaitu, Smart Aviation dan SAM Air.

Dengan anggaran sebesar Rp 14 miliar yang bersumber dari APBD Kaltara, secara keseluruhan SOA penumpang melayani 15 rute penerbangan.

Yakni, rute tujuan Malinau dan Nunukan, Kalimantan Utara.

Baca juga: Penerbangan SOA Hanya Sampai November, Astrid : Pelaksanaan Subsidi Lebih Cepat Tahun Ini

Baca juga: Ada Kemungkinan Trigana Air Layani Penerbangan SOA Penumpang ke Krayan

Baca juga: Penerbangan SOA Penumpang ke Krayan Kabupaten Nunukan Sudah Dua Kali Gagal Lelang

Menurut Kasi Pengembangan Moda Transportasi dan Keperintisan Dishub Kaltara Akhrid, selama satu bulan pelaksanaan, anggaran yang telah terealisasi mencapai 25 persen.

"Untuk realisasi anggaran itu sudah 25 persen, dan itu akumulasi dari semua rute," kata Akhrid, Kamis (30/9/2021).

Menurutnya, angka realisasi yang cenderung rendah tersebut, disebabkan oleh proses pengadaan yang dilakukan berulang kali.

Hal tersebut dilakukan, imbas perubahan aturan, utamanya dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Baca juga: Penerbangan SOA Penumpang ke Krayan Dua Kali Gagal Lelang

"Kenapa realisasi itu, itu karena kemarin harus ada pelelangan kembali, karena ada aturan yang berubah mengenai pengadaan itu," terangnya.

Kendati demikian, pihaknya meyakini program SOA penumpang dengan anggaran yang ada saat ini dapat terealisasi sepenuhnya di sisa masa tahun anggaran 2021.

Ia juga mengatakan, secara volume atau frekuensi penerbangan juga tidak akan ada penambahan.

"Kalau frekuensi, sejauh ini tidak ada perubahan, tapi nanti kita evaluasi, tergantung tingkat kebutuhan masyarakat," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved