News Video

NEWS VIDEO Cerita Mengerikan dari Sukitman, Polisi yang Saksikan Peristiwa di Lubang Buaya G30S/PKI

Seorang anggota polisi bernama Sukitman, menjadi saksi tragedi kelam G30S/PKI yang meninggalkan coretan hitam dalam sejarah bangsa Indonesia

Editor: Jonathan Roy

TRIBUNKALTIM.CO - Seorang anggota polisi bernama Sukitman, menjadi saksi tragedi kelam G30S/PKI yang meninggalkan coretan hitam dalam sejarah bangsa Indonesia.

Pengalaman pahit itu dibagikannya pada wartawan Intisari Edisi September 1992 silam.

Sukitman, kala itu masih berpangkat Agen Polisi Dua kala ikut merasakan getirnya udara malam 30 September 1965.

Kala itu ia sedang menjalankan tugas di Seksi Vm Kebayoran Baru (sekarang Kores 704) yang berlokasi di Wisma AURI di Jl. Iskandarsyah, Jakarta, bersama Sutarso yang berpangkat sama.

Di tengah tidurnya, Sukitman mengaku dikejutkan oleh bunyi rentetan tembakan, yang rasanya tidak jauh dari posnya.

Tanggungjawabnya pada tugas membuat Sukitman mencari sumber tembakan,

Sukitman yang kala itu baru berusia 22 tahun, kaget dan lemas kala seseorang berbaju loreng dan berbaret merah mencegatnya dan memintanya melempar senjata.

Di bawah ancaman senjata di kiri-kanan, Sukitman kemudian diseret dan dilemparkan ke dalam truk dalam keadaan tangan terikat dan mata tertutup.

Entah di mana, akhirnya kendaraan yang membawa Sukitman berhenti.

Ia pun diturunkan dan tutup matanya dibuka.

Pandangan Sukitman tertuju pada orang-orang terlentang mandi darah, ada pula orang-orang yang duduk dan bersimbah darah.

Begitu hari terang, dari jarak sekitar 10 m Sukitman bisa melihat dengan jelas sekelompok orang mengerumuni sebuah sumur sambil berteriak, "Ganyang kabir, ganyang kabir!"

Tampak tubuh sejumlah orang dimasukkan ke dalam dan diberondong peluru.

Dengan perasaan tak keruan, Sukitman menyaksikan kekejaman demi kekejaman berlangsung di depan matanya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved