Breaking News:

Ibu Kota Negara

Politisi Partai Demokrat Asal Kaltim Angkat Bicara soal Draf RUU Ibu Kota Negara

Draf Rancangan Undang-undang Ibu Kota Negara atau RUU IKN telah diterima oleh pihak DPR RI dari Presiden Republik Indonesia.

Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Budi Susilo
HO/Irwan
Anggota Fraksi Demokrat DPR RI Irwan menanggapi soal Draf RUU IKN atau Ibu Kota Negara, Minggu (3/10/2021). Info terkini draf RUU IKN, sudah diserahkan Presiden Joko Widodo ke DPR RI belum lama ini. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Draf Rancangan Undang-undang Ibu Kota Negara atau RUU IKN telah diterima oleh pihak DPR RI dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Beberapa anggota DPR RI asal Kalimantan Timur berikan respon atas penyerahan draf RUU IKN tersebut.

Salah satunya anggota Fraksi Demokrat, Irwan memberikan tanggapannya pada Minggu (3/10/2021). 

Pria yang akrab disapa Irwan Fecho ini mengatakan senang atas langkah yang dilakukan pemerintah pusat tersebut. 

Baca juga: Draf RUU Ibu Kota Negara Diterima DPR RI, Wabup Penajam Paser Utara Beri Tanggapan

Baca juga: Wabup Penajam Paser Utara Berkomitmen Dukung Pemindahan Ibu Kota Negara

Baca juga: Energi Ibu Kota Negara Bakal Disokong Nuklir, 2 Wilayah di Kaltim Potensi Dibangun PLTN

Hal ini sekaligus menjadi legal standing sebagai tindak lanjut pelaksanaan pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur.

Untuk lokasi yang dipilih sebagai calon Ibu Kota Negara adalah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur

Meskipun ini masih dalam bentuk draf, pihaknya meminta agar seluruh pihak baik dari legislatif dan eksekutif turut mencermati serta mempelajari draf tersebut.

Sehingga ke depannya pelaksanaan Ibu Kota Negara nanti tidak menyebabkan masalah di kemudian hari.

Baca juga: Ibu Kota Negara Bakal di Kaltim, BNPT Ingatkan Kewaspadaan pada Pola Pikir Terorisme

Kata dia, jangan sampai terburu-buru karena hanya mengejar groundbreaking atau pembangunan fisik semata.

"Jangan sampai karena buru-buru akhirnya salah kebijakan dan perhitungan akhirnya pembangunan Ibu Kota Negara nya mangkrak, atau meleset dari visi misi IKN Baru," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved