Breaking News:

Virus Corona di Kaltim

WHO Prediksi Indonesia 0 Kasus Covid-19 Juli 2022, Wagub Kaltim Hadi Mulyadi: Semoga Lebih Cepat

World Health Organization (WHO) memprediksi bahwa kasus Covid-19 di Indonesia akan tercatat 0 kasus pada tahun 2022 mendatang tepatnya di Bulan Juli

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Wagub Kaltim, Hadi Mulyadi (tengah) saat menghadiri upacara peringatan HUT ke-76 TNI di Makodam VI Mulawarman, Selasa (5/10/2021).TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- World Health Organization (WHO) memprediksi bahwa kasus Covid-19 di Indonesia akan tercatat 0 kasus pada tahun 2022 mendatang tepatnya di Bulan Juli.

Demikian diutarakan Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi saat ditemui disela kegiatan upacara peringatan HUT ke-76 TNI, Selasa (5/10/2021).

"Menurut prediksi WHO, sudah bisa 0 kasus. WHO kan menyebut Indonesia, Juli 2022. Tapi dengan situasi sekarang, mudah-mudahan bisa lebih cepat," tutur Hadi.

Ia pun membeberkan bahwa kasus terkonfirmasi tercatat 37 persen.

Kata Hadi, angka tersebut menurun dibanding tanggal 8 September silam dengan jumlah 358 kasus.

"Itu terakhir yang tertinggi. Sekarang di bawah 100," imbuh Hadi.

Baca juga: Kembali Masuk PPKM Level 4, Bupati Bulungan Sebut Akan Maksimalkan Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Gagal Turunkan Status PPKM Level 3, Tim Satgas Covid-19 Bontang Fokuskan Vaksinasi ke Zona Merah

Baca juga: Update Covid-19 Bontang, Selasa 5 Oktober 2021, Pasien Sembuh 20, Kasus Baru 9 Orang

Disamping itu, capaian vaksinasi menjadi faktor pendukung dari penuntasan kasus Covid-19, khususnya di wilayah Kaltim.

Ia mengklaim, bahwa pihaknya selalu memaksimalkan upaya percepatan vaksinasi. Hanya saja, hal tersebut bergantung pada stok vaksinasi.

Karenanya, lanjut Hadi, masyarkat diminta memaklumi. Sebab untuk stok vaksinyang disediakan oleh Kemenkes, dibagi ke 34 provinsi di Indonesia.

Baca juga: Walikota Tarakan Bantah Longsor di Pemakaman Covid-19 akibat Proyek Perluasan Makam

"Tapi saya kira, cukup maksimal, terbukti ada penurunan. Di Surabaya sudah kosong, hari ini di Rumah Sakit Umum sisa 10 pasien," tukas Hadi. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved