Berita Bontang Terkini

Aksi Pencurian dan Pemerkosaan di Bontang, Pelaku Residivis Ancam Korban Pakai Pisau Dapur

Polres Bontang, akhirnya berhasil meringkus pelaku perampokan dan percobaan pemerkosaan yang terjadi beberapa waktu lalu.

Penulis: Ismail Usman | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Konferensi pers Polres Bontang terkait pengungkapan kasus tindak pencurian dan percobaan pemerkosaan di Mapolres Bontang, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur.  

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Polres Bontang, akhirnya berhasil meringkus pelaku perampokan dan percobaan pemerkosaan yang terjadi beberapa waktu lalu, di Gunung Telihan, Bontang Barat, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur.

SA yang merupakan tersangka tunggal diciduk polisi di Gunung Elai, Bontang Barat, pada Selasa (5/10/2021) kemarin.

Diungkapkan polisi, SA merupakan residivis. Sebelumnya, SA setelah ditangkap pada 2020 lalu atas kasus pencurian dengan vonis 1 tahun 6 bulan penjara.

Tersangka ini memang tergolong pencuri spesialis dalam rumah.

Baca juga: Pengembangan Kasus Narkoba yang Libatkan IRT, Polres Bontang Kembali Tetapkan 2 Tersangka Baru

Baca juga: NEWS VIDEO Rokok Belum Dibayar Panitia, Ustaz Solmed: Apa Mau Saya Tuntut Pencurian dan Penggelapan?

Baca juga: Oknum Pekerja Terseret Hukum Kasus Pencurian Tiang Telepon, PT BST Angkat Bicara

Dari keterangan yang ditemukan polisi, SA melakukan aksi pencurian di 5 TKP di Bontang Barat.

"Dia melakukan aksinya 5 kali lokasi berbeda. Makanya kami masih menunggu beberapa aduan dari korban lainnya," ujar Kapolres Bontang, AKBP Hamam Wahyudi dalam konferensi persnya di Mapolres, Rabu (6/10/2021).

Tersangka menjalankan aksinya dengan menggunakan senjata tajam. SA kerap mengancam korbannya dengan pisau dapur.

Aksi pencurian terakhir, SA juga sempat ingin melakukan pemerkosaan terhadap korbannya yang merupakan wanita.

Baca juga: Terungkap Suami Tak Ada di Rumah Saat Pemerkosaan, Ibu Rangga Sedang Hamil dan Ngidam Nasi Bebek

"Yah bener, tapi tidak jadi. Karena korban lari dan keburu ada warga yang datang,” ujarnya.

Pria yang bekerja sebagai buruh bangunan ini, mengaku melakukan aksinya ketika melihat adanya kesempatan, seperti rumah korban yang tidak terkunci.

“Biasanya keliling jam 3 atau jam 4 subuh,” ungkap tersangka.

Dia mengaku hasil curiannya ini dijual untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca juga: Remaja Putri Korban Pemerkosaan Minta Perlindungan Hukum kepada Hotman Paris, Ini Persoalannya

Kini warga Telihan tersebut itu telah ditahan berserta barang bukti di Mapolres Bontang.

SA pun dijerat pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan.

"Ancaman hukuman 12 tahun penjara," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved